Fakta Baru: Sebelum Kecelakaan, “Angle of Attack” Lion Air Sempat Diganti

HEADLINE NASIONAL

JAKARTANEWS.ID – JAKARTA: Fakta baru kembali terungkap dalam kecelakaan pesawat Lion Air JT-610. Komite Nasional Keselamatan Transportasi menyebut ternyata salah satu indikator penunjuk sikap atau Angle of Attack (AOA) pada pesawat itu sempat diganti.

AOA adalah indikator penunjuk sikap pesawat terhadap arah aliran udara. AOA diganti dalam penerbangan terakhir sebelum Jakarta-Pangkal Pinang, yakni dalam penerbangan Denpasar menuju Jakarta pada tanggal 28 Oktober 2018.

“AOA telah diganti di Bali,” ucap Ketua KNKT Soerjanto Tkahjono di kantornya, Rabu 7 November 2018.

Sementara itu, Kepala Sub Komite Penerbangan KNKT, Nurcahyo Utomo menambahkan ada tiga AOA dalam pesawat jenis Boeing 737 Max 8. Dimana dalam kasus jatuhnya pesawat ini, hanya satu AOA yang diganti.

“Ini posisi (yang diganti) disebelah kiri. Di bagian jendela pilot,” katanya.

Pengggantian AOA ini dijelaskannya bukanlah kerusakan baru. Kata Nurcahyo penggantian AOA masih berkaitan dengan kerusakan penunjuk kecepatan atau Air Speed Indicator yang beberapa lalu disebutkan pihaknya. AOA diganti oleh si pilot setelah melaporkan adanya kerusakan.

Namun, meski berkaitan dengan kerusakan Air Speed Indicator, Nurcahyo menjelaskan AOA baru diganti saat penerbangan Denpasar-Jakarta, padahal diketahui dalam dua penerbangan sebelumnya Air Speed Indicator sudah rusak. Hal itu terungkap setelah pilot rute Denpasar-Jakarta mendapati adanya kerusakan Air Speed Indicator dan meminta saran.

“Di dua penerbangan sebelumnya tidak (diganti AOA). Di (penerbangan) Denpasar-Jakarta (digantinya),” kata dia lagi. (anto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *