Diteror Molotov, Laode: Di KPK Banyak Warna-warninya

HEADLINE HUKRIM

KAKARTANEWS.ID – JAKARTA: Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M. Syarief mengaku tak tahu apakah aksi teror bom molotov yang terjadi di kediamannya berkaitan dengan kasus yang sedang ditangani KPK.

Laode menilai, hal tersebut telah menjadi risiko dari pekerjaannya sebagai petinggi KPK.

“Biasa lah itu kerja di KPK , saya santai saja. Iya ada pengamanan dari Polri ya yang mengamati rumah, insyaallah oke aman. (Kaitan dengan kasus yang tengah ditangani KPK?) Kami juga nggak tau ya,” kata Laode saat ditemui di kedamaian di Jalan Kalibata Selatan No 42C, Jakarta Selatan, Rabu (9/1/2019).

Saat disinggung perihal ancaman yang kerap dialami para petinggi KPK, Laode enggan menjawab. Baginya, menjadi bagian dari pemberantas korupsi di negeri ini banyak warna-warninya.

“Gausahlah, kalau di KPK itu banyak warna warninya,” tutup Laode sambil tersenyum.

Sebelumnya, Kediaman Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif di Jalan Kalibata Selatan, Pancoran, Jakarta Selatan diduga dilempar bom molotov oleh orang tak dikenal. Kejadian tersebut terjadi pada Rabu (9/1/3019) dini hari.

Dari informasi yang beredar, sekitar pukul 05.30 WIB ditemukan botol berisikan spirtus dan sumbu api. Setelah dilihat di kamera CCTV, sekitar pukul 01.00 WIB, ada orang dicurigai melakukan aktivitas di depan kediaman Laode.

Pihak kepolisian telah memeriksa saksi bernama Suwarni yang berjualan di depan rumah Laode. Dalam laporan polisi tersebut disebutkan, sekitar pukul 01.00 WIB saksi mendengar suara pecahan barang suara agak keras. Namun saksi tidak keluar rumah. (Sapuji)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *