Tutup Rakerda Wilayah Jabar, Sekjen Ingatkan Visi ATR/BPN Tahun 2025

HEADLINE NASIONAL

JAKARTANEWS.ID- BANDUNG: Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Wilayah Jawa Barat resmi ditutup oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN), Himawan Arief Sugoto di Hotel Papandayan, Bandung, Jawa Barat, Jumat (29/3).

Dalam sambutannya, Sekretaris Jenderal mengingatkan bahwa Kementerian ATR/BPN mempunyai visi pada tahun 2025, yakni ” Terwujudnya Kementerian ATR/BPN Menjadi Institusi Pengelola Pertanahan dan Tata Ruang Berstandar Dunia”. “Hal ini nantinya akan diperkuat dengan proyeksi yang akan dilakukan Kementerian ATR/BPN untuk mencapai visi tersebut,” kata Sekretaris Jenderal.

7 (tujuh) hal yang menjadi proyeksi Kementerian ATR/BPN pada tahun 2025 nanti, yakni 1) mendaftarkan seluruh bidang tanah; 2) mewujudkan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR); 3) meningkatkan standar kompetensi SDM menuju birokrasi standar dunia; 4) menjadi pusat informasi pertanahan dan tata ruang berbasis teknologi informasi dengan inovasi dan kolaborasi; 5) mewujudkan Kantor Layanan Modern dengan memberikan produk dan layanan pertanahan dan tata ruang secara elektronik; 6) meningkatkan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) 10 kali dengan layanan informasi pertanahan dan tata ruang sebagai basis penerimaan negara; 7) memberlakukan stelsel positif untuk mengatasi kerugian masyarakat akibat sengketa pertanahan.

Terkait dengan proyeksi tersebut, Sekretaris Jenderal mengatakan bahwa saat ini bukan zamannya lagi negara maju mengalahkan negara tertinggal atau negara adidaya mengalahkan negara yang sedang berkembang. “Tetapi kini waktunya negara yang cepat mengalahkan negara yang lambat,” kata Sekretaris Jenderal.

Lebih lanjut, Sekretaris Jenderal juga mengapresiasi hasil kerja Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Provinsi Jawa Barat. “Tahun lalu kita berhasil mendaftarkan 9,3 juta bidang tanah dari target 7 juta bidang. Ini sangat baik. Saya juga mengucapkan terima kasih karena kontribusi signifikan dari Jawa Barat terhadap pelaksanaan program PTSL,” kata Himawan Arief Sugoto.

Pada tahap triwulan pertama, progres pelaksanaan PTSL di Provinsi Jawa Barat masih akan terus ditingkatkan. Menurut Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Barat, Yusuf Purnama hal ini akan berubah pada triwulan kedua, yang akan dimulai pada bulan April nanti. “Pada triwulan pertama, Kepala Kantor Pertanahan sudah berusaha maksimal. Memasuki April kita akan ngabret. Ngabret itu dalam Bahasa Sunda artinya lari kencang,” kata Yusuf Purnama.

Rakerda Provinsi Jawa Barat ini berlangsung dari tanggal 28 sampai 29 Maret 2019 dengan tema”Jabar Siap Meningkatkan Kualitas Pelayanan Pertanahan dan Program Strategis Nasional yang Berintegritas Menuju Era Digital ATR/BPN yang Maju dan Modern”.

Turut hadir dalam acara tersebut Sekretaris Direktorat Jenderal (Setditjen) Tata Ruang, Budi Suryanto, Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Barat, Yusuf Purnama, Kepala Bidang di lingkungan Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Barat, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota se-Jawa Barat, Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota se-Jawa Barat, serta Kepala Seksi bidang teknis terkait di Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota se-Jawa Barat.
(np)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *