Anies Tinjau Langsung Program Penyediaan Makanan Tambahan Anak Sekolah di Cengkareng

HEADLINE MEGAPOLITAN

JAKARTANEWS.ID – JAKARTA: Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan melakukan peninjauan terhadap berlangsungnya program Penyediaan Makanan Tambahan Anak Sekolah (PMT-AS) di SDN Kedaung Kali Angke 03 dan 08 Pagi, di Cengkareng, Jakarta Barat. Dalam peninjauannya, Gubernur Anies didampingi Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Ratiyono, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Widyastuti, Walikota Jakarta Barat Rustam Effendi, dan Asisten Bidang Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Catur Laswanto, beserta jajaran pejabat sekolah terkait.

“Kita datang untuk meninjau pelaksanaan program ini. Kita dorong program ini dengan beberapa terobosan. Salah satunya adalah variasi makanannya. Kalau dulu ada dua, sekarang 29 jenis,” ucap Gubernur Anies.

29 varian menu tersebut (tabel menu terlampir) secara bergantian sesuai penjadwalan yang ditetapkan akan diberikan kepada peserta didik (tabel menu terlampir). Menu-menu yang disajikan telah berdasarkan rekomendasi Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta yang terdiri dari jenis makanan sehat, bergizi, beragam, berimbang, dan aman untuk dikonsumsi oleh siswa. Dari segi pengemasan, penyajian, dan pendistribusiannya pun dipantau oleh Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta. Tahun ini juga merupakan pertama kalinya PMT-AS dilaksanakan secara swakelola oleh Komite Sekolah yang terdiri dari orang tua siswa dan masyarakat sekitar sekolah.

Tujuan program tersebut untuk meningkatkan kecukupan asupan gizi peserta didik, meningkatkan ketahanan fisik siswa dalam mengikuti kegiatan belajar, menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan Lingkungan Bersih dan Sehat (LBS), serta meningkatkan partisipasi masyarakat langsung di lingkungan sekolah. “Kota ini anak-anaknya harus mendapat asupan makanan sehat yang baik, sehingga gizi mereka tercukupi dan mereka sehat secara jasmani untuk mengikuti segala kegiatan belajar,” tegas Gubernur Anies.

Sementara itu, Gubernur Anies menjelaskan, sasaran untuk alokasi anggaran dari program tersebut meliputi Satuan Pendidikan Anak Usia Dini Negeri (SPAUDN), Sekolah Dasar Negeri (SDN), dan Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) di 53 Kelurahan yang termasuk dalam program Penataan Kampung yang ditetapkan dalam Peraturan Gubernur Nomor 90 Tahun 2018 tentang Peningkatan Kualitas Pemukiman dalam Rangka Penataan Kawasan Pemukiman Terpadu dan Keputusan Gubernur Nomor 878 Tahun 2018 tentang Gugus Tugas Pelaksanaan Penataan Kampung dan Masyarakat. “Kita berharap semoga bisa menjangkau seluruh kelurahan, khususnya yang masuk kategori kampung klasifikasi masyarakat kurang mampu,” ujarnya.

Seperti diketahui, jumlah sekolah yang menerima PMT-AS sebanyak 459, terdiri dari; 375 sekolah SD sebanyak 137.718 siswa, 75 sekolah TKN dan TPAN sebanyak 5.304 siswa, dan 9 sekolah SLB sebanyak 1.700 siswa. Adapun alokasi anggaran untuk setiap peserta didik per hari sebesar Rp 10.890,- yang diberikan selama hari efektif sekolah, dengan total anggaran PMT-AS sebesar Rp 324.889.559.200,-.

Pemprov DKI Jakarta melaksanakan program PMT-AS berdasarkan Peraturan Gubernur Nomor 9 Tahun 2018 tentang Penyediaan Makanan Tambahan Anak Sekolah (PMT-AS) pada Satuan Pendidikan dan Peraturan Gubernur Nomor 7 Tahun 2018 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Gubernur Nomor 59 Tahun 2016 tentang Biaya Operasional Pendidikan Sekolah Negeri/Madrasah Negeri. (Anton)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *