Geger! WNA Ditemukan Menggantung di Pohon Area Taman Terminal 3 Bandara Soetta

HEADLINE HUKRIM

JAKARTA-TANGERANG : Geger ! Seorang pria warga negara asing (WNA) ditemukan menggantung di sebuah pohon di area taman Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Rabu (1/5/2019).

Jenazah pria yang diketahui asal negar Iran tersebut mengenakan busana lengkap dengan pakaian kemeja putih panjang dan celana kotak-kotak biru pendek, serta terdapat tas di sekitar lokasi gantung diri.

Tubuhnya tergantung pada seutas tali yang lebih mirip kain, pada bagian leher dan batang pohon.

Kapolresata Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kombes Pol Victor Togi Tambunan, S.I. K menjelaskan pria tersebut bernama Garvand (39), WNA asal Iran.

Penemuan bermula dari laporan karyawan yang melintas dan melaporkannya ke sekuriti setempat

“Informasi awal diterima pukul 06.15 WIB dari karyawan yg melintas di seputar area taman Terminal 3. Kemudian melaporkan kepada security yang berada di terminal 3 dan diteruskan kepada Polresta Bandara Soetta,” terang Victor.

Polres Kota Bandara Soekarno-Hatta mendapati koper diduga milik pria gantung diri, yang ditemukan di area taman terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta.

Kapolres Kota Bandara Soetta, Kombes Victor Togi Tambunan menerangkan, pihaknya tengah mengamankan koper bewarna hitam yang ditemukan di lokasi penemuan jasad warga negara Iran tersebut.

“Kita amankan koper, dalam koper itu ada green card, pakaian dan tiket diduga untuk terbang ke Malaysia,” katanya kepada wartawan di TKP.

Pihaknya mengaku masih menyelidiki ihwal tewasnya warga negara asing, yang tergantung di pohon.

“Sampai saat ini juga masih kita lakukan penyelidikan, karena identitas juga belum kita temukan,” katanya.

Polisi memastikan, kini jasad pria WN Iran itu, sudah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk dilakukan otopsi.

Sementra itu, ketika
ditemukan sekitar pukul 06.30, dengan kondisi jasad sudah kaku dan wajah penuh lendir. Terdapat juga koper dan jasad mengenakan pakaian kemeja dan celana jeans.

Dari dalam tas pria tersebut tidak ditemukan barang berbahaya, melainkan hanya dokumen pribadi.

Selanjutnya jenazah dibawa ke Rumah Sakit Polri Sukanto Kramat Jati untuk dilakukan autopsi lebih lanjut,” jelasnya.***(Ridwan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *