Pergoki Nyabu, Istri Pembunuh Bayi Pernah Minta Cerai

HEADLINE HUKRIM

JAKARTANEWS.ID-JAKARTA : Siti Kholifah (23) istri tersangka MS (23) pelaku pembunuh bayi berusia 3 bulan tampak sedih. Wanita kelahiran Purbalingga, Jawa Tengah,  itu mengaku tidak tega menyaksikan makam putri kandungnya dibongkar lagi. Namun dirinya sudah ikhlas karena hal itu untuk membantu kepolisian memproses kasus tersebut.

Menurut Siti, menikah dengan MS tahun 2018. Diakui saat berpacaran telah melakukan hubungan suami istri. ” Waktu saya hamil meminta dia supaya menikahi saya. Kalau tidak mau saya bisa menikah dengan yang lain, dia pun akhirnya menikahi saya,” tutur ibu muda tersebut.

Setelah berumah tangga dengan MS, setiap bulannya tersangka menyerahkan gaji hasil kerjanya sebagai sopir loundry. “Kalau pagi mau kerja aja dia minta ongkos,” sambungnya.

Siti melanjutkan, setelah putri mereka lahir mendadak tersangka berubah. “Kalau menggendong atau mencium anaknya kasar sekali. Saya selalu menegurnya, tapi dia marah dan malah bilang itukan anak haram,” kata Siti yang diakui mendengar kata haram itu dirinya tidak terima lalu menangis.

Terkait suaminya suka mengkonsumsi narkotika jenis sabu itu dibenarkan oleh Siti. “Saya pernah menangkap basah suami nyabu di kamar. Saya nasehati dia, dan malah mengancam kalau masih nyabu saya bilang minta cerai,” cerita Siti yang menemuinya di sebuah rumah di depan pemakaman wakaf di Jalan Madrasah 2 RT02/02 Kel. Sukabumi Utara, Kec. Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (8/5) siang.

Siti mengaku hingga sekarang belum menengok suaminya yang berada dibalik teralis besi Polsek Kebon Jeruk Polres Jakarta Barat. “Biarin aja itu resiko dia. Saya sudah kehilangan anak kandung karena perbuatannya. Saya ikhlas dia dihukum.seberat-beratnya,” pungkasnya. (Warto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *