Beroperasi 2 Tahun, Polda Jatim Bongkar Praktek Aborsi Surabaya dan Sidoarjo

HEADLINE NUSANTARA

JAKARTANEWS.ID – SURABAYA: Praktek aborsi yang sudah beroperasi 2 tahun di wilayah Surabaya dan Sidoarjo di ungkap oleh Subdit 4 Ditkrimsus Polda Jatim.

Dalam pengungkapan tersebut diamankan tujuh tersangka dengan peran berbeda diantaranya Laksmita Wahyuning Putri sebagai pelaku aborsi, Fauziah Tri Arini selaku suplier obat, Vivi Nurmalasari selaku suplier obat, M Busro selaku suplier obat, Tri Suryanti selaku klienyang menggugurkan kandungannya, Muhammad Syaiful Arif selaku pemberi atau penyuplai dana, dan Retno Muktia Sari selaku pembantu pelaksanaan aborsi.

“ Tersangka melakukan aborsi dengan obat racikan yang dimasukkan ke kelamin dari klien. Rasanya nyeri dan terjadi pendarahan,’ ujar Wadirkrimus Polda Jatim AKBP Arman Asmara di Mapolda Jatim, selasa (25/6/2019).

Dalam menjalankan prakteknya, sambung Arman, tersangka Laksmita memasang tariff antara Rp 1 juta hingga Rp 3,5 juta.

”Hang bersangkutan menerima aborsi ketika usia kandungan 3 bulan,”jelasnya.

Sementara itu, untuk barang bukti yang diamankan yaitu obat-obatan yang digunakan untuk aborsi, beberapa alat kesehatan yang dilakukan untuk praktik hingga alat komunikasi dan pasal yang dijeratkan kepada para tersangka adalah pasal berlapis antara lain Pasal 83 dan Pasal 64 UU no 36 tahun 2014 tentang tenaga kesehatan, Pasal 194 UU nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan hingga Pasal 55 ayat 1 KUHP, pasal 56 KUHP, pasal 346 KUHP. (yudhie)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *