Diancam Mau Ditembak Buser Polsek Tambora,  Perampas HP Minta Ampun

HEADLINE HUKRIM

JAKARTANEWS.ID-JAKARTA : Dikejar-kejar anggota Buser Polsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat, satu dari dua pelaku perampas handphone (HP)  akhirnya menyerah minta ampun setelah diancam petugas mau ditembak di kawasan Duri Selatan, Tambora, Jakarta Barat. Ia berikut barang bukti lalu diamankan.

Tersangka MV (17) yang sekarang meringkuk di tahanan Polsek Tambora, mengaku diajak temannya yang buron. “Saya dipaksa teman yang kabur itu disuruh menjambret HP korban,” ungkap MV berdalih kepada petugas yang menangkapnya.

Diterangkan Kapolsek Tambora, Kompol Iver Son Manossoh, aksi perampasan terjadi di Jalan Duri Selatan I RT04/02 Kel. Duri Selatan, Kec. Tambora,  Senin (24/6) dinihari lalu. “Malam itu korban mengantar temannya untuk memesan ojek online. Saat korban menggunakan HP didatangi dua orang pemuda,” jelas kapolsek didampingi Kanit Reskrim AKP Supriyatin, Kamis (26/6) sore.

Rupanya, lanjut kapolsek, ketika korban bernama Gerry (16) yang masih remaja itu lengah salah seorang dari dua pemuda itu merampas HP milik korban. “Korban berteriak minta tolong sambil mencoba mengejar pelaku,” kata kapolsek lagi.

Tak lama berselang, sejumlah anggota Buser Polsek Tambora dipimpin Panit Reskrim Iptu Eko Agus yang melihat kejadian itu lantas mengejar dua orang pemuda yang diduga sebagai penjambret HP.

“Pak, itu yang menjambret HP saya,” sebut Gerry kepada petugas sembari menunjuk pelaku yang membawa kabur HP-nya. Masih menurut kapolsek, meski dikejar mereka tak juga menyerah, akhirnya setelah satu petugas mengancam mau menembaknya, pelaku yang belakangan diketahui berinisial MV itu menyerah minta ampun. Sedangkan temannya yang sudah diketahui identitasnya melarikan diri. (Warto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *