Peras Warga, Polisi Gadungan Diciduk Buser Polsek Tanjung Duren

HEADLINE HUKRIM

JAKARTANEWS.ID-JAKARTA : Dua polisi gadungan mengaku bertugas sebagai penyidik Korps Lidik Krimsus RI Investigasi diciduk Buser Polsek Tanjung Duren Polres Metro Jakarta Barat. Mereka dituduh memeras dan mengancam penjual minuman keras di depan Pasar Inpres Grogol Petamburan,  Jakarta Barat.

Dari tersangka  DS  (30) dan SN (28), polisi juga mengamankan seorang penadah yang diduga menampung haail kejahatan serta barang bukti lainnya berupa dua buah Lencana  bertuliskan Korps Lidik Krimsus RI Investigasi dan uang tunai sebesar Rp 2 juta.

Menurut Kapolsek Tanjung Duren Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Lambe Patabang Birana, Senin (5/8) sore, beberapa waktu lalu salah satu  korban  bernama Lenny Ida (33) warga Rusun Polri Kedaung Kali Angke, Cengkareng Jakarta Barat, didatangi dua pria  mengaku sebagai petugas penyidik Korps Lidik Krimsus RI Investigasi.

Selanjutnya kata kapolsek,  tersangka yang sama,  mendatangi toko minuman  menjual minuman beralkohol milik Saragih yang beralamat di depan Pasar Inpres Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Keduanya lalu melakukan pemerasan.

“Mereka menanyakan SIUP (Surat Ijin Usaha Perdagangan)  minuman beralkohol. Lalu dijawab korban  telah  memiliki SIUP golongan A, Golongan B dan Golongan C yang sedang di proses,” tutur Lambe,  yang menyebutkan saat itu tersangka mengancam dengan mengatakan akan mencabut surat ijin usaha perdagangan.

Karena korban merasa takut, sambung kapolsek,  apabila dilakukan pencabutan SIUP, maka kedua tersangka bilang kepada korban agar tidak dicabut SIUP, tetapi korban harus menyerahkan uang sebesar Rp. 10 juta.  Namun korban menyanggupinya Rp 6 juta.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Tanjung Duren, AKP Rensa  menjelaskan, korban yang merasa diperas langsung melaporkan ke Polsek Tanjung Duren. Selanjutnya atas informasi tersebut, anggota Buser  Polsek Tanjung Duren, langsung ke lokasi toko minuman milik Saragih.

“Sesampainya di lokasi, anggota  langsung mengamankan  dua orang tersangka  berikut barang bukti,” kata Rensa. Pengakuan para tersangka, uang hasil pemerasan dibagi-bagikan kepada  dua rekannya yang sekarang menjadi DPO Polsek Tanjung Duren. (Warto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *