Pemerintah Buka Blokir Layanan Internet di Papua Bertahap

HEADLINE PARLEMEN

JAKARTANEWS.ID – JAKARTA: Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara menyatakan, pembukaan blokir akses internet di Papua akan dilakukan secara bertahap dari satu kota atau kabupaten ke kota atau kabupaten lainnya.

Menurut Rudiantara, pembukaan blokir tersebut disesuaikan dengan situasi keamanan tiap kota/kabupaten.

“Yang nanti itu dicabut pembatasannya dalam hal ini datanya. Artinya nanti data internet bisa kembali berjalan srcara normal. Bertahap itu dalam artian kabupaten kotanya,” kata Rudiantara di Kompleks Parlemen, Senayan, Kamis (5/9/2019).

Rudiantara menjelaskan, Menkopolhukam Wiranto juga akan memberikan pernyataan terkait pembukaan blokir akses internet tersebut.

“Pemblokiran sebelumnya dilakukan lantaran banyaknya akun-akun yang dinilai provokatif. Akun itu menggunakan Bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris,” ujar Rudiantara

Rudiantara mengungkapkan, konten-konten provokatif tersebut berasal dari 20 negara.

“Jadi isu Papua ini bukan hanya isu domestik tapi juga sudah menjadi isu global. Konten-konten internet soal isu Papua tersebut berasal dari Eropa dan Asia, dan yang diketahui yang terbanyak besaral dari aplikasi Twitter,” pungkas Rudiantara.

Seperti diketahui, selama beberapa pekan, Papua terisolasi dari jaringan internet yang diblokir pemeintah. Tindakan pemerintah ini menyikapi ekskalasi konflik yang terjadi di Bumi Cenderawasih pascaprotes tindakan rasial di Surabaya.

Namun, tindakan pemblokiran ini justru menimbulkan kecaman berbagai pihak. Kementerian Kominfo dinilai melanggar hak informasi warga Papua dan menyulitkan kantor berita untuk mewartakan keadaan sebenarnya yang terjadi di Papua. (Daniel)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *