Direktur  PT RPI Roy Yusman Diperiksa Intensif, Tapi Status Masih Saksi

HEADLINE HUKRIM

JAKARTANEWS.ID –  JAKARTA: Kejaksaan Agung periksa Direktur PT Resati Putera Indah Roy Yusman dalam kasus pemberian fasilitas pembiayaan PT Bank Syariah kepada PT Retasi Putera Indah (RPI).

Namun,  hingga usai pemeriksaan status Roy Yusman masih sebagai saksi tanpa diketahui penetapan tersangka dalam kasus tindak pidana korupsi ini.

“Pemeriksaan ini adalah bagian dari pengumpulan bukti dan bahan keterangan. Untuk kemudian diketahui siapa-siapa yang dapat diminta pertanggungjawaban secara hukum,  ” kata Kapuspenkum Mukri,  di Jakarta,  Selasa (8/10).

Mukri meminta pers bersabar,  karena bila tim penyidik sudah meyakini alat bukti sudah cukup, maka tahapan berikut adalah membawa ke Ekspose (Gelar Perkara).  “Ini soal waktu saja. ”

Saksi Roy Yusman diperiksa terkait  permohonan pembiayaan dari PT. RPI kepada PT. Bank Syariah Mandiri DPB-I Jakarta.

Dalam kasus ini, PT. RPI, pada November 2005 mengajukan permohonan pembiayaan untuk pembelian sebanyak 3 (tiga) set Tug Boat dan Tongkang (TBT).

Tiga Tug Boat dan Tongkang untuk pengangkutan pasir tambang berikut modal kerja sejumlah Rp59, 346 miliar.

kepada PT. Bank Syariah Mandiri DPB-I Jakarta

Permohonan itu disetujui oleh Komite Pembiayaan Level 5 PT. Bank Syariah Mandiri dengan plafond sebesar Rp. 35, 650 miliar, -yang telah dilakukan pencairan seluruhnya.

Namun dalam proses persetujuan pemberian pembiayaan dilakukan tidak sesuai Standar Operasional Prosedur Pembiayaan Komersial.

Antara lain tidak dilakukan peninjauan dan penilaian (taksasi) terhadap obyek kapal yang dibiayai berupa 3 (tiga) set Tug Boat dan Tongkang

Hingga akhirnya PT RPI tidak melakukan pembayaran atas fasilitas pembiayaan tersebut. Pada bulan  2009 telah dinyatakan macet dengan kategori kolektibilitas 5 yang diduga dapat mengakibatkan kerugian keuangan negara. (ahi).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *