Kemendag Dorong UMKM Ekspor Saingi Modal Asing Masuk Indonesia

EKBIS HEADLINE

JAKARTANEWS.ID –JAKARTA: Program designer dispatch services (DDS), bagi Ditjen Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan, ditargetkan membantu UMKM-UMKM nasional meningkatkan daya saing produknya melalui pengembangan desain. Menyusul dibukanya keran modal asing hingga 100% pada level UMKM.

“Pengembangan desain bagi UKM ini mampu mendorong meningkatkan ekspor produknya ke mancanegara. Hal ini dapat dilihat dari antusiasme jumlah UMKM, desainer, dan peran pemerintah daerah yang semakin meningkat dari tahun ke tahun,” ujar Marolop Nainggolan, direktur Pengembangan Ekspor Ditjen PEN, didampingi Karohumas Fajarini Puntodewi, Selasa (8/10/2019).
Dijelaskannya, program DDS membuka peluang bagi dunia usaha, UMKM, desainer, asosiasi, dan akademisi untuk berkolaborasi dalam menciptakan produk berkualitas, bernilai tambah, dan berdaya saing, yang pada gilirannya membuka peluang produk ekspor nasional.
Sementara itu Presiden Joko Widodo telah membuka keran modal asing hingga 100% dengan menghapus 54 sektor usaha dari Daftar Negatif Investasi dalam Paket Kebijakan ke-16 mulai 2016. Kendati lima di antaranya dicoret kembali sekaitan protes pelaku UMKM yaitu usaha warung internet (warnet), industri pengupasan dan pembersihan umbi-umbian, industri percetakan kain, dan industri kain rajut khususnya renda (kelompok A), serta perdagangan eceran melalui pemesanan pos dan internet.
Badan Pusat Statistik mencatat Januari-Agustus 2019 secara kumulatif Indonesia masih defisit neraca dagang sebesar US$1,81 miliar atau Rp 2,5 trilyun. Atau, defisit membengkak sebesar 10,51 milyar dolar AS setara Rp 14,7 trilyun sepanjang 2018-Agustus 2019. Sedangkan posisi utang pemerintah hingga Mei 2019 totalnya Rp 4.571,89 trilyun, seperti pernah diungkap Menteri Keuangan Sri Mulyani, dimana kewajiban membayar bunga utang Rp 127 trilyun. (royke)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *