PKS Berharap Tidak Jadi Oposisi Tunggal

HEADLINE PARLEMEN

JAKARTANEWS.ID – JAKARTA: Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera sangat berharap, PKS tidak sendiri oposisi pemerintah.

Mardani menyatakan, pemerintahan yang kuat memerlukan kehadiran oposisi sebagai penyeimbang demokrasi.

“Harapannya tentu tidak sendiri menjadi oposisi. Pemerintah yang kuat perlu oposisi yang kuat,” kata Mardani di Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (15/10/2019).

Mardani mengatakan, PKS ingin partai pengusung pasangan Prabowo-Sandiaga pada Pemilu 2019, yaitu Partai Gerindra, Demokrat, dan PAN, tetap berada di luar pemerintahan.

“Saya mendoakan agar partai Pendukung Prabowo-Sandi bersama dalam oposisi. Etika dan logika politiknya tentu sangat baik bersama dalam oposisi,” tegasnya.

Silaturahmi Politik

Mardani mengaku, PKS mengapresiasi silaturahmi politik Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan para pimpinan parpol.

Menurutnya, PKS belum akan bertemu Presiden Jokowi. Namun, jika bertemu presiden, PKS akan menyampaikan sikap tegasnya, yaitu menjadi pihak oposisi.

“Tapi sikap oposisi juga disampaikan saat pertemuan dengan Pak Jokowi. Karena oposisi itu mulia dan sehat bagi demokrasi. Arahan pimpinan kita masih merujuk keputusan Majelis Syuro di luar pemerintahan. Dalam bahasa saya #KamiOposisi,” tuturnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi mengundang beberapa Ketua Umum Partai di luar koalisi partai pengusungnya pada Pemilu 2019 di Istana Negara, Jakarta Pusat.

Jokowi bertemu dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, dan baru-baru ini bertemu Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan. (Daniel)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *