ldham Azis, Jadikan Wartawan Simbiosis Mutualisme

HEADLINE NASIONAL

JAKARTANEWS.ID – JAKARTA: Sosok Komjen Idham Azis yang diajukan Presiden Joko Widodo ke DPR, adalah pemimpin yang berjiwa egaliter dan sederhana. Sebagai pejabat tinggi di Polri, Idham berpenampilan apa adanya. Ia sangat jauh dari kesan glamour, sehingga bahkan membuat risih sejumlah anak buahnya. Melihat sifat ini mereka terpaksa harus menyesuaikan diri. Pengakuan salah seorang mantan Kapolres di Jakarta, dia dan rekan-rekan Kapolres di jajaran Polda Metro Jaya harus menyesuaikan diri dengan Pak Idham.

“Kami sadar harus mengikuti jejak Pak Kapolda (Idham Azis) yang hidup sederhana dan sangat perhatian kepada anak buah,” tutur mantan Kapolres yang tak bersedia disebut namanya.

Salah satu contoh kongkrit, saat menjabat Kapolda Metro, Idham Azis, setiap bulan melakukan upacara pelepasan anggota yang memasuki masa pensiun. Padahal sebelumnya hal seperti ini tidak pernah dilakukan.

Sikap egaliter Idham Azis sudah terlihat saat memimpin Satuan Reskrim Polres Jakarta Barat. Ia sering berkunjung memantau situasi keamanan di wilayah Tamansari dan Tambora yang dikenal rawan kejahatan. Idham saat itu sulit dikenali sebagai komandan, karena penampilannya yang memakai baju preman nyaris sama dengan beberapa anak buah yang bersamanya.

Sikap seperti ini juga tak berubah saat Idham Azis sudah menyandang pangkat bintang satu. Dalam beberapa kesempatan menghadiri acara di Rupatama Mabes Polri, Idham lebih banyak bercengkerama dengan sejumlah pamen ketimbang rekan-rekannya sesama perwira tinggi. Bahkan, hal ini tetap dilakukan Idham setelah menjabat Kabareskrim.

Selain loyal terhadap atasan, Idham juga sangat loyal kepada bawahan. Saat menjabat Kapolda Metro Jaya, ldham sangat peka terhadap kepentingan anak buah, terutama mereka yang berprestasi pasti mendapat reward.

“Pak Idham sangat ringan tangan membantu anggota baik yang mengalami musibah karena kecelakaan atau mereka yang menjadi korban saat melawan penjahat,” tutur mantan Kapolres di Jakarta lainnya.

Selain perhatian terhadap bawahan, Idham salah satu Kapolda yang menjadi idola para awak media. Sikap para awak media yang tergabung di Forum Wartawan Polri (FWP) ini cukup beralasan, karena sebagai Mitra Polri, Idham dinilai sangat care dan menjadikan wartawan sebagai kawan akrab tanpa memandang usia.

Idham selalu menggunakan pedoman hubungan simbiosis mutualisme, antara awak media dengan dirinya.

Mungkin, sikap ini yang membuat hampir semua awak media di FWP sangat mendukung ldham Azis memimpin Polri ke depan.

“Saat menjabat Kapolda, Idham berkali-kali mampir di Balai Wartawan, jadi kami sangat kagum akan beliau,” tutur Amin Sitompul, salah satu anggota FWP.

Sementara Ketua FWP sendiri Naek Pangaribuan, mengaku sangat mengapresiasi keputusan Presiden Joko Widodo, yang mengajukan ldham Azis ke DPR untuk mengikuti Fit and Propper Test, dalam proses penetapan sebagai Kapolri.

“Semoga proses di DPR berjalan sesuai protap dan Pak Idham segera dilantik jadi Kapolri,” jelas Naek Pangaribuan. (nico)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *