Komisi III DPR RI Gelar RDP Dengan BNPT Hari Ini

HEADLINE PARLEMEN

JAKARTANEWS.ID – JAKARTA: Anggota Komisi III DPR RI Arsul Sani menyatakan, Komisi III akan mengadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) hari ini.

Hal tersebut disampaikan Arsul kepada para awak media di Kompleks Parlemen, Senayan, Kamis (21/11/2019).

“Ya jadi agenda Komisi III hari ini adalah RDP dengan BNPT. Ini merupakan kelanjutan daripada RDP minggu lalu. Karena Kepala BNPT harus bernagkat ke luar negeri maka banyak prtanyaan belum terjawab jadi hari ini akan dijawab,” katanya.

Sekjen PPP tersebut mengatakan, salah satu agenda dalam RDP hari ini adalah mendalami peristiwa bom bunuh diri di Medan, Sumatera Utara.

“Agendanya menjawab pertanyaan, tentu salah satu yang didalami soal peristiwa bom di medan dan juga soal pendanaan terorisme yg ini ada UU-nya tapi kita belum mengevaluasi efektivitas UU ini untuk mencegah berkembangnya tindak terorisme itu,” jelasnya.

Penindakan Pencucian Uang Penjualan Narkoba

Terkait aset pencucian uang hasil penjualan narkoba, Ketua MPR RI Fraksi PPP tersebut menyarankan, BNN harus mengejar aset tersebut.

“Nah sama dengan BNN, Komisi III ada pertanyaan karena kemarin Pak Kapolri baru menyampaikan tentang pencapaian kinerja di bidang tindak pidana narkotika. Saya kira ini akan kita dalami nanti dengan BNN,” tukasnya.

Arsul menandaskan, kita tidak hanya ingin mendengarkan capaian kinerja dalam bentuk pemberantasan disita sekian narkobanya kemudian dihancurkan.

“Tapi kita juga ingin mendengarkan apa ikhtiar dari penegak hukum untuk mengejat uang uang hasil pencucian dari tindak pidana narkoba itu,” tambahnya.

Arsul menginginkan, uang sitaan hasil penjualan narkoba tersebut dapat digunakan untuk membiayai rehabilitasi para korban narkoba.

“Karena kalau uang ini bisa dikejar untuk negara, itu bisa juga dipergunakan sumber anggaran untuk rehabilitasi para korban narkoba ini,” tutupnya. (Daniel)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *