3.000 Sertipikat PTSL Diserahkan di Kota Daeng

HEADLINE NASIONAL

JAKARTANEWS.ID – MAKASSAR: Pemerintah semakin mendorong kesadaran semua pihak bahwa sertipikat itu penting, baik itu untuk legalitas atas bidang tanah ataupun dalam investasi dunia usaha. Oleh karena itu Presiden RI Joko Widodo terus menggalakkan sertipikasi tanah sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional. Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN) melalui Kantor Wilayah BPN Provinsi Sulawesi Selatan, menyerahkan 3.000 sertipikat hasil Program Strategis Nasional Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Lapangan Indoor Telkom, Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (2/12)

“Presiden Joko Widodo selalu menginstruksikan Kementerian ATR/BPN untuk cepat dalam penyelesaian sertipikat tanah. Saya mewakili Menteri ATR/Kepala BPN mengapresiasi kinerja yang telah dilakukan dan optimistis seluruh tanah di Indonesia akan terdaftarkan tahun 2025,” ujar Sekretaris Jenderal Kementerian ATR/BPN, Himawan Arief Sugoto yang dalam hal ini mewakili Menteri ATR/Kepala BPN.

Lebih lanjut, Himawan Arief Sugoto menjelaskan bahwa diharapkan selain mempunyai kepastian hukum, dengan adanya sertipikat diharapkan juga dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat. Selain itu legalisasi juga diharapkan dapat mengurangi sengketa pertanahan di seluruh Indonesia pada umumnya dan masyarakat Provinsi Sulawesi Selatan pada khususnya.

Sertipikat tanah diserahkan langsung oleh Himawan Arief Sugoto didampingi oleh Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah, Inspektur Jenderal Kementerian ATR/BPN Sunraizal serta Kepala Kantor Wilayah BPN Sulawesi Selatan Dadang Suhendi kepada 24 orang perwakilan penerima sertipikat di kota yang dikenal dengan sebutan Kota Daeng. Hingga saat ini, Sulawesi Selatan telah menyelesaikan 92.390 bidang tanah (90,99%) dari target sebesar 101.540 bidang.

Pada kesempatan yang sama Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah mengapresiasi kerja keras yang selama ini telah dilakukan oleh Kementerian ATR/BPN dalam pelaksanaan pendaftaran tanah. “Program PTSL dengan target 9 juta ternyata kini telah diselesaikan 11 juta. Saya atas nama pemerintah daerah sangat mengapresiasi hal tersebut,” kata Nurdin Abdullah.

Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Sulawesi Selatan, Dadang Suhendi mengatakan keberhasilan ini merupakan kerja keras bersama seluruh yang terlibat di dalamnya. Hasil ini juga hendaknya dapat menjadi acuan daerah lainnya sehingga program PTSL dapat berjalan lancar, dan tahun 2025 seluruh bidang tanah di Indonesia terdaftarkan.

Salah satu penerima sertipikat tanah, M. Asis Sitabang (73 tahun) dari Kabupaten Maros menyampaikan terima kasih karena tanah yang 20 tahun telah dimiliki akhirnya memiliki sertipikat. “Saya sangat lega akhirnya telah tersertipikatkan tanah milik saya ini. Nantinya sertipikat ini akan menjadi warisan kepada anak dan cucu,” kata M. Asis Sitabang, ketika ditemui dalam kerumunan penerima sertipikat tanah. (Np)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *