Pemprov DKI Gandeng PT KAI Buat Layanan Transportasi Integrasi Jabodetabek

HEADLINE MEGAPOLITAN

JAKARTANEWS.ID – JAKARTA: Pemprov DKI Jakarta melalui PT MRT Jakarta bersama PT KAI melakukan perjanjian pokok pembentukan perusahaan dalam rangka Integrasi Transportasi Jabodetabek.

Hal ini sebagai langkah mempermudah dan peningkatan layanan trasportasi antar moda yang terintegrasi kepada masyarakat di Jabodetabek.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan dengan terintegrasinya transportasi Jabodetabek ini diharapkan masyarakat yang saat ini menggunakan kendaraan umum kereta api, sekitar 1,2 juta orang, dan kendaraan angkutan darat, nantinya bisa menikmati pengintegrasian transportasi sebagai satu kesatuan.

“Kini awal di mana angkutan kereta api dengan angkutan darat yang ada di Jakarta akan terintegrasikan. Artinya, jutaan penduduk Jakarta akan bisa berpindah dari satu moda ke moda yang lain secara leluasa (dan) mudah,” jelas Anies.

Perjanjian ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Jokowi dalam rapat terbatas tanggal 8 Januari 2019 lalu yang pada pokoknya memberikan arahan agar pengelolaan moda transportasi di Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi dapat dilakukan oleh satu otoritas, dalam hal ini Pemprov DKI Jakarta.

Di mana, lanjut Anies, Pemprov DKI Jakarta akan memiliki kontrol pada struktur kepemilikan perusahaan yang akan mengelola moda transportasi tersebut.

“Kita pastikan konsepnya World Class, bukan hanya hari ini, tapi berkelas di dekade ke depan. Ini bukan sekedar soal membangun Perumahan sekitar arena stasiun, tapi ingin mengubah seluruh mindset kita dalam menata kota. Dan ukuran keberhasilan hari ini, bukan pada kesepakatan nanti yang dibuat, tetapi ketika warga memilih meninggalkan kendaraan pribadi,” ujar Anies.

Sejalan dengan arahan Presiden itu Pemprov DKI melalui Peraturan Gubernur tentang penugasan PT MRT Jakarta untuk pembentukan badan usaha patungan bidang perkeretaapian perkotaan DKI, menunjuk PT MRT sebagai pihak dalam pelaksanaan pengelolaan moda trasportasi perkeretaapian Jabodetabek melalui Perjanjian ini.

Di mana bersama-sama dengan PT KAI akan membentuk Perusahaan Baru (New Co) sebagai joint venture vehicle integrasi transportasi Jadebotabek.

“Hari ini ditandatangani Head of Agreement di mana PT MRT dan PT KAI akan membentuk sebuah perusahan Joint Venture yang ownership-nya 51 persen di MRT dan 49 persen di KAI. Nantinya akan mengatur, mengenai stasiun-stasiun di kawasan Jakarta, penngelolaan kereta api commuter, dan pengelolaan kereta api bandara,” ungkap Anies. (Anto).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *