Sekjen OPSI Nilai Kemenaker Minim Peduli Angkatan Kerja Disabilitas

HEADLINE NASIONAL

JAKARTANEWS.ID — JAKARTA: – Sekjen Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia (OPSI), Timboel Siregar, mengungkapkan keprihatinannya terkait diskriminasi pekerjaan bagi penyandang difabel akibat pengawasan lemah & ketidaktegasan penerapan aturan oleh Kementerian Ketenagakerjaan.

“Saya menilai pengawas ketenagakerjaan, dan kepolisian, belum maksimal mengawal UU 8/2016, juga UU 13/2003 tentang Ketenagakerjaan, sehingga masih ada pekerja penyandang disabilitas mengalami diskriminasi seperti mengalami PHK (dipecat),” ujar Timboel Siregar, peneliti ketenagakerjaan itu, Senin (9/12/2019).
Karenanya, Sekjen Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia (OPSI) itu, mendesak agar kedua lembaga tersebut serius sehingga pekerja penyandang disabilitas benar-benar mendapatkan haknya tanpa diskriminasi.
Ketua Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia (Gerkatin) Kota Depok, M. Ichsan Kamil AMd, mengakui masih adanya perlakuan diskriminasi terhadap masyarakat difabel dalam pekerjaan baik di lingkungan pemerintah maupun swasta kendati dipayungi undang-undang.


“Ya, masih banyak penyandang disabilitas diperlakukan diskriminatif. Padahal, kami punya kemampuan sesuai cara kami. Dan, yang pasti, kami juga anak bangsa yang ingin berprestasi demi negara ini,” ujar pemuda yang tengah melanjutkan kuliah akuntansinya di Universitas MH Thamrin, Jakarta, itu.
Dicontohkannya, tiga rekan sesama jebolan SDLB Santi Rama, Jakarta, dan telah bertitel Sarjana Strata-1 dari kampus berbeda itu surat lamarannya ditolak oleh puluhan perusahaan berbeda setelah tahu ketiganya tunarungu. “Akhirnya, alhamdulillah, mereka sukses mengelola kafe Kopi Tuli di sejumlah tempat,” urai Ichsan seraya menceritakan tiga temannya itu. (royke)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *