Kapolsek Kebon Jeruk : Bayi Tewas Tersedak Pisang, Kematian Korban Bukan Tindak Pidana

HEADLINE HUKRIM

JAKARTANEWS.ID-JAKARTA : Bayi perempuan berusia 40 hari, menemui ajal akibat tersedak pisang saat diberikan makan ibunya dengan cara dikerok sendok di rumahnya di daerah Kedoya Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Dari hasil visum, polisi menyimpulkan kematian korban bukan merupakan tindak pidana.

“Setelah kami mengumpulkan saksi-saksi termasuk ibu dan bapak bayi serta mendapat keterangan  hasil visum dokter bahwa kematian korban bukan merupakan tindak pidana,” kata Kapolsek Kebon Jeruk Polres Metro Jakarta Barat, AKP Erick Ekananta Sitepu, Selasa (10/12) malam.

Erick menjelaskan,  musibah menimpa keluarga Huseini (34), terjadi Minggu (8/12) malam. Sebelum bayi bernama  Azahra Huseini meninggal dunia, ibunya  Yun (28) memberikan makanan sebagai pendamping asi untuk bayinya . “Keterangan ibunya, malam saat kejadian itu baru pertama kali korban diberikan pisang dengan  dikerok dengan sendok,” tutur Erick.

Masih menurut kapolsek, ibunya sempat menyusui bayi karena menangis. Ketika itu bayi tertidur. Namun belakangan  mengetahui kondisi bayi membiru diperkirakan sudah meninggal dunia. Penasaran ingin mengetahui apakah sudah meninggal atau belum, orang tua bayi membawanya ke Puskesmas Kecamatan Kebon Jeruk. Tetapi di perjalanan ke puskesmas hidung Azahra  mengeluarkan darah.

Menurut istri Huseini, dokter rumah sakit menerangkan bahwa Azahra sudah meninggal dunia. Maka kematian bayi itu oleh pihak puskesmas dilaporkan ke Polsek Kebon Jeruk. “Anggota kami selain mengecek ke puskesmas juga mengecek ke TKP,” ujar Erick lagi.(Warto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *