Gegara Penyandang Difabel BPJamsostek Diganjar MURI

HEADLINE NASIONAL

JAKARTANEWS.ID — JAKARTA: Seratusan penyandang difabel ikut berkompetisi di antara 5000 peserta lari 4,2K dalam Relay Marathon yang digelar Badan Pengelola Jaminan Sosial Tenaga Kerja di kawasan epicentrum Kuningan, Jakarta Pusat, Minggu (15/12/2019).

“Alhamdulillah keikutsertaan kalangan difabel, tergabung dalam wheelchair (kursi roda), mendapat pengakuan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai ‘Peserta Lomba Lari Difabel Terbanyak’,” ujar Dirut BPJamsostek (d.h BPJS TK), Agus Susanto.
Dipilihnya relay marathon 4,2K, katanya, terkait Hari Bakti BPJamsostek terhitung sejak Perum Astek dikarenakan satu tim dengan empat (4) pelari atau 10,5K/pelari. Rencananya, uang pendaftaran peserta lomba diserahkan seluruhnya kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) termasuk khusus difabel menerima uang tunai Rp 1 juta/peserta untuk 24 finisher pertama.
Sementara Deputi Direktur Bidang Hubungan Masyarakat dan Antar Lembaga BPJamsostek, Utoh Banja Irvansjah, menambahkan kegiatan itu mengajak masyarakat terutama para pekerja untuk tetap menjaga keseimbangan waktu bekerja dengan terus berolahraga. “Event ini juga dijadikan media sosialisasi dan edukasi terkait pentingnya memiliki perlindungan jaminan sosial bagi pekerja, apalagi pekerja rentan resiko pekerjaan,” ujarnya dalam rilisnya. (royke)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *