Bandar Narkoba Jaringan Lapas Ditembak Mati Polisi 

HEADLINE NUSANTARA

JAKARTANEWS.ID – MEDAN: Seorang bandar narkoba jaringan Lembaga Pemasyarakatan (LP) Tanjung Gusta terpaksa ditembak mati personil Satres Narkoba Polres Pelabuhan Belawan, Kamis (9/1/20).

Tersangka dilakukan tindakan tegas karena berusaha melakukan perlawanan dan melarilan diri ketika dibawa pengembangan ke kawasan LP Tanjung Gusta.

Mayat tersangka initial DEN (35  warga Jalan Rahmad Budhin, Perumahan Marelan Residen 2, Kelurahan Terjun, Medan Marelan dibawa ke ruang instalasi RS Bhayangkara Polda Sumut sedangkan tersangka Y (47) warga Komplek TKBM Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Labuhan dirahan di Mapolres Pelabuhan Belawan.

Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Pol Martuani Sormin menyampaikan, dari kedua pelaku ini,  menyita barang bukti narkotika terdiri dari, 1.748 gram sabu, 1.120 butir pil ekstasi, 80 butir pil happy five, dan 4 bungkus diduga narkoba jenis baru. Kemudian, 2 unit timbangan digital, dan 3 unit handphone.

“Tersangka DEN harus diberikan tindakan tegas terukur yang menyebabkannya meninggal dunia, karena tidak mengindahkan imbauan petugas serta berusaha melarikan diri,” kata Irjen Martuani Sormin kepada wartawan, di Rumah Sakit Bhayangkara Medan, Kamis (9/1/2020).

Martuani menjelaskan, penangkapan ini bermula setelah petugas mendapat informasi dari masyarakat,  ada dua pria yang mengedarkan narkotika di wilayah  Hamparan Perak dan para bandar berdomisili di Medan Labuhan. Mendapatkan informasi itu, Polsek Hamparan Perak selanjutnya melakukan penyelidikan dan penyamaran, hingga berhasil menangkap tersangka berinisial Y.

“Dari kamar tidur lantai 2 rumah tersangka Y diperoleh 15 bungkus sabu seberat 1.445 gram, 120 butir pil ekstasi, 8 papan pil happy five (H5), 1 timbangan digital, 1 bungkus plastik klip kosong berbagai ukuran, dan 2 handphone,” jelasnya.

Atas penangkapan ini, sambung Martuani, Kapolsek Hamparan Perak kemudian melaporkannya ke Kapolres Pelabuhan Belawan. Atas perintah Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Dr. M.R.Dayan SH.MH bersama Sat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan dilakukan pengembangan dan penangkapan terhadap tersangka DEN.

“Dari tersangka DEN didapatkan sebanyak 4 bungkus sabu seberat 313 gram, 1.000 butir pil ekstasi, 1 timbangan digital, 1 handphone, dan dompet berisi Rp 300 ribu,” terangnya.

Akan tetapi, saat akan dilakukan pengembangan ke arah rutan Tanjung Gusta, tersangka DEN ternyata berupaya melarikan diri dan melawan petugas. Sehingga harus dilakukan tindakan tegas dan terukur dengan cara menembak tersangka.

“Saat perjalanan ke RS Bhayangkara Polda Sumut tersangka DEN meninggal dunia,” ujarnya.

Adapun asal barang bukti milik DEN, tambah dia, ialah berasal dari abang iparnya yang merupakan seorang napi lapas Tanjung Gusta.

“Kepada tersangka akan dijerat dengan pasal 114 ayat (2) subsider 112 ayat (2) UU Nomor 35 tahun 2009 tentang peredaran narkotika dengan ancaman pidana hukuman mati atau penjara seumur hidup,” pungkasnya.(josmarlin).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *