Sekjen OPSI Nilai Seremoni Bulan K3 Abaikan Kasus Kecelakaan Kerja

HEADLINE NASIONAL

JAKARTANEWS.ID — JAKARTA: Seremonial Bulan K3 (Keselamatan Kesehatan Kerja), dinilai pengamat ketenagakerjaan Timboel Siregar, sebagai pemborosan anggaran (APBN) karena dibarengi kecelakaan kerja yang terus meningkat setiap tahun.

“Penyebabnya lebih pada lemahnya pemerintah Cq Kemenaker menerapkan sanksi regulasi sehingga pengusaha kurang peduli terhadap kewajiban K3 karena dianggap mengurangi keuntungan,” ujarnya, yang juga Sekjen Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia itu, Minggu (12/1).
Apalagi adanya penghargaan K3 pada perusahaan nihil kecelakaan kerja bisa memicu tidak dilaporkannya kasus KK. Kementerian Ketenagakerjaan mencatat peningkatan per tahun mulai 901 perusahaan pada 2017 menjadi 952 perusahaan (2018), dan 1052 perusahaan (2019) dengan 1.446 perusahaan telah menerapkan sistem manajemen K3 bersertifikat SMK3.
Bersamaan itu Menaker Ida Fauziyah melepas peserta jalan sehat sekaligus membuka Bulan K3 (12 Januari-12 Februari) & peringatan Hari Bakti ke-50 Kemenaker di Monas, Jakarta Pusat.
Data BPJamsostek (dh BPJS Ketenagakerjaan) menyebut 101.368 kasus KK dengan klaim Rp 833.44 miliar pada 2016, sebanyak 123.041 kasus KK diklaim Rp 971,62 miliar (2017), ada 173.415 kasus KK diklaim Rp 1.22 Triliun (2018), dan akhir September 2019 tercatat 130.923 kasus KK dgn klaim Rp. 1.09 Triliun.
Adapun sektor yang berkontribusi besar terjadinya kasus KK, ungkap Sekjen Timboel Siregar, adalah industri pengolahan sebanyak 50.358 kasus, perdagangan besar 9.559 kasus, transportasi dan pergudangan 2.694 kasus, tercatat hingga per akhir September 2019.
“Pola pikir pengusaha terkait kasus KK urusan BPJamsostek wajib diubah, disamping pengawas ketenagakerjaan juga dipilih orang-orang yang peduli akan nasib saudara sebangsa sebagai pekerja,” ujar Timboel, seraya menyebut bahwa SMK3 menjadi sistem terintegral dengan sistem manajemen modern dan humanis. (royke)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *