Terkait Transaksi Jual-Beli Saham PT AJS,  Pejabat Bank Mayapada Diperiksa 

HEADLINE HUKRIM

JAKARTANEWS.ID – JAKARTA: Pengurus Bank Mayapada Internasional

A.  Candra Kurniawan diperiksa intensif terkait kasus mega korupsi Rp17 triliun,  di PT Asuransi Jiwasraya (AJS).

Namun,  sampai pemeriksaan selesai status pejabat Bank Mayapada Internasional Tbk.,  masih berstatus saksi.

“Dia diperiksa soal rekening bank terkait transaksi jual-beli saham dalam kasus pengolaan keuangan dan investasi di PT AJS,” Hari memberi alasan, di Kejagung, Kamis (27/2).

Hari enggan mengelaborasi soal transaki saham itu dilakukan atas nama perusahaan apa dan jumlah transaksi saham yang diperdagangkan.

“Itu sudah masuk ranah perkara. Saya tidak bisa ungkapkan, ” katanya.

Selain petugas Bank Mayapada,  turut diperiksa petugas dari Bank Mandiri, yaknj  Rotuace Sibarani dan Fida Fitriana (PT. Bank Mandiri Tbk,  Rabu (26/2). Sementara hari ini, Kamis (27/2) petugas Bank Mandiri yang diperiksa,  adalah

Fida Fitriana dan Nurul Aisyah Siregar.  Buat Fida,   Ini pemeriksaan kedua setelah,  Rabu (26/2). Disamping itu,  ikut diperiksa Jessica Liebe ( PT. Bank Standart Chatered).

“Dengan demikian sampai ini telah diperiksa 30 petugas bank dari 25 bank, ” tutur Hari.

CHINA CONSTRUNCTION

Selain itu,  turut diperiksa Agus Setiawan Tjahjadi dari Bank China Construction Bank Indonesia serta Andriana Susanto ( Bank Jasa Jakarta), Nova Kurnia Dewi (Bank Sinarmas) dan  Renatha Ayu Karina (Bank Jasa Jakarta).

Lalu, Manaor Kristo  (PT. Bank UOB Indonesia) dan Ahmad Afandi (PT. Bank Capital Indoesia).

MASIH PFOSES

Direktur Penyidikan Febrie Adriansyah yang ditemui terpisah oleh JakartaNews mengakui sampai kini belum dapat diputuskan siapa-siapa pemilik rekening saham yang telah dikabulkan ran atau ditolak.

“Semua masih berproses.  Mudah2an pekan ini sudah dapat diputuskan, ” tandas Febrie.

Dia juga mengampaikan pihaknya belum dapat menghitung berapa jumlah nilai uang dalam rekening saham.

“Yang jelas gang terkait dengan dua tersangka terkait dengan TPPU akan tetap diblokir sampai perkara dibawa ke pengadilan, ” tegasnya.

TRIMEGAH SEKURITAS

Pada bagian,  tim penyidik,  sejak Rabu (26/2) dan Kamis (27/2) memeriksa

Bambang Wicaksono (Sales Asuransi Jiwa Tugu Mandiri), Avi Yasa Dwipayana (eks. Dirut PT. Trimegah) dan Rony Agung Suseno (Direktur PT. Hanson Internasional).

Lalu,  I Putu Sutama(Eks. General Manager Tehnik PT. AJS), Udhi Prasetyanto (Eks. Kepala Bagian SDM PT. AJS Tahun 2009-2017) dan Ronang Andrianto (Kabag Hukum PT. AJS) ;

Sementara, Kamis diperiksa Syafrial (Dirut PT. Andromeda Internasional),

Grahadianus Johardy Lambert (Direktur PT. Surya Agung Maju),  Jumiah (Sekretaris PT.  Hanson Internasional) .

Selanjutnya,  Sumin Tanudin (Marketing Saham pada PT. Lotus Andalan Sekuritas), Sopiah (pegawai Tersangka BT), Erwin Budiman (pegawai PT. Maxima Integra) dan Toni Salim (Broker PT. Lotus Andalan Sekuritas).

Kemudian,    adalah Dicky Kurniawan (Kadiv PR PT. AJS), H. Saripudin (eks, Kadiv Keagenan PT. AJS), Eli Wijanti (Head Corporate Business Relationship Region 6 PT. AJS/eks Wakil Kepala Pusat Manfaat Karyawan PT. AJS 2015-2017) dan Candra Triana  (eks Kabag Keuangan PT. AJS).

Berikutnya,  Teddy Tjokrosaputro (saudara Tersangka BT), Handi Surya Adiguna (Kadiv. Keagenan PT. AJS sejak 2017-sekarang), Devi Henita (Direktur PT. Armidian Karyatama) dan Ervan Ramses (Pj. Kadiv Marketing and Customer Management PT. AJS).

Terakhir,  Dian Kemala Nareswari (Tim Pengelola Investasi PT. MNC Aset Management), Gusti Dwipayana (eks karyawan PT. AJS), Wilianto Poaler (keberatan bkolir rekening saham atau SID) danSuprihatin Njoman (Direktur PT. TOPAS Internasional). (ahi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *