Jajaran Kejaksaan Diimbau Waspadai Potensi Kerawanan Pilkada Serentak 2020

HEADLINE NASIONAL

JAKARTANEWS.ID – JAKARTA: Jajaran Kejaksaan sampai tingkat Kota dan Kabupaten dihimbau untuk mewaspadai potensi kerawanan Pilkada Serentak 2020, sejak dini.

Himbauan ini disampaikan Jampidum Sunarta  dalam Video Conference (Vicon) bersama Kapuspenkum Hari Setiyono, di Media Centre Kejaksaan Agung, Kamis (12/3).

Jampidum (Jaksa Agung Muda Pidana Umum) mengingatkan hal itu kepada Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati)  dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) se-Indonesia.

Seperti diketahui, Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) Serentak bakal digelar,  di 270 daerah. Terdiri 9 Provinsi,  224 Kabupaten dan 37 Kota (Satu Kota Makassar melakukan Pilkada Ulang).

POTENSI KERAWANAN

Sunarta menyebutkan menjelang Pilkada hampir umum akan muncul potensi kerawanan yang akan menganggu jalannya Pilkada.

“Seperti,  kampanye hitam di media sosial,  politik uang baik money politic maupun mahar politik, ” ungkapnya.

Mantan Kajati NTT menambakan potensi kerawanan lain,  relasi kuasa pada politik lokal dan Netralitas ASN (Aparatur Sipil

Negara dan Penyelenggara Pilkada.

Pada bagian lain,  disampaikan pula langkah-langkah yang telah dilakukan

dalam meningkatkan kemampuan Jaksa yang ada dalam Gakkumdu (Penegakan Hukum Terpadu).

Mulai pelatihan kepada para jaksa yang bertugas du Sentra Gakkumdu,  supervisi dan pemantauan penanganan perkara Pilkada dan lainnya.  (ahi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *