Siaga Covid 19, Pertamina Pastikan Stok BBM dan LPG Aman

HEADLINE NASIONAL

JAKARTANEWS.ID – JAKARTA: Pada masa siaga menghadapi wabah virus corona atau Covid 19, PT Pertamina (Persero) memastikan ketersediaan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) dalam kondisi aman, baik untuk saat ini maupun hari-hari ke depan.

Saat ini, pasokan rata-rata nasional untuk BBM berada di level 23 hari dan stok LPG selama 17 hari.

Hal tersebut diungkapkan Vice President Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman, Jumat (27/3/2020).

Fajriyah Usman menyatakan, pasokan BBM dan LPG tersedia cukup aman untuk memenuhi kebutuhan energi sehari-hari di tengah masyarakat yang masih dalam situasi darurat Covid-19.

“Stok ini akan terus ditambah sesuai dengan jadwal suplai yang telah direncanakan berdasarkan tingkat konsumsi masyarakat di setiap wilayah,” katanya.

Fajriyah mengatakan, dari pantauan Pertamina, seiring merebaknya Covid-19, konsumsi masyarakat untuk BBM memang mengalami penurunan.

“Tercatat sejak penerapan work from home tanggal 16 Maret 2020, secara umum konsumsi BBM turun 8% dari rata-rata normal harian (dari 134,87 ribu KL menjadi 123,74 ribu KL),” jelasnya.

Sedangkan untuk LPG sektor rumah tangga, ujar Fajriyah, mengalami kenaikan di mana LPG Subsidi naik 0,7% dari konsumsi normal harian 21,93 ribu metrik ton menjadi 22,10 ribu metrik ton, sedangkan LPG rumah tangga non subsidi naik sebesar 5,4% dari konsumsi normal harian 2,05 ribu metrik ton menjadi 2,16 metrik ton.

“Hal ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kesadaran masyarakat untuk menggunakan LPG Non Subsidi untuk kebutuhan memasak di rumahnya,” terangnya.

Lebih lanjut Fajriyah menyampaikan, dalam kondisi normal maupun darurat Covid 19, Pertamina memastikan secara keseluruhan operasional produksi, pengolahan, distribusi dan pemasaran produk Pertamina tetap berjalan dengan baik.

“Bahkan untuk mendukung kebijakan pembatasan aktivitas di luar rumah, Pertamina mengoptimalkan layanan pengantaran atau Pertamina Delivery Service melalui Call Center 135 bagi masyarakat yang memilih untuk beraktivitas di rumah saja selama kondisi siaga Covid-19,” imbuhnya.

Sebagai langkah antisipasi penyebaran virus, tambah Fajriyah, Pertamina juga menyemprotkan disinfektan pada tabung-tabung LPG, fasilitas SPBU dan penerapan prosedur tambahan untuk petugas SPBU seperti penggunaan masker, sarung tangan dan hand sanitizer.

“Kami telah menerapkan kebijakan secara internal untuk pengaturan pekerja dimana pekerja di dalam lingkungan operasional perusahaan tetap masuk, sementara untuk pekerja kantoran menjalankan work from home. Dengan kebijakan tersebut, kami memastikan pasokan BBM dan LPG akan aman ke depannya,” pungkasnya. (Daniel)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *