Peduli di Suana Pandemi Corona, Kapolres Jakbar Gagas Dua Program Empahty Building

HEADLINE MEGAPOLITAN

JAKARTANEWS.ID – JAKARTA: Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Audie S. Latuheru mengeluarkan dua program ’empaty building’ selama Pandemi Covid-19. Pertama, yaitu program Warteg Peduli tetangga di mana nantinya warga akan dibagikan nasi bungkus.

Kedua, yaitu Tetangga Peduli di mana para tetangga yang mampu akan mengirimkan bahan pokok seperti beras dan mie instan untuk warga yang tidak mampu.

“Kami dalam empathy building ini menyambangi perumahan yang ekonominya mampu untuk menyampaikan bagaiman keadaan tetangga mereka saat wabah Covid-19,” ujarnya Minggu (5/3/2020).

Hasilnya pun masyarakat berekonomi mampu merespon dengan baik untuk membantu warga yang tidak mampu. Salah satunya adalah kawasan kumuh di belakang komplek Green Garden, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

“Anda bisa lihat sendiri pemandangan yang sangat mengharukan bahwa mereka menyiapkan paket-paket sembako dan dibagikan ke masing-masing rumah dengan tetap physical distancing ini luar biasa sekali saya melihat ada hikmah dibalik musibah ini,” terang dia.

Hikmah dibalik musibah ini artinya para tetangga bisa saling komunikasi satu sama lain. Sebab, jika wabah ini tidak menyerang maka tidak ada komunikasi antara warga yang mampu dengan warga tidak mampu.

Tetangga adalah keluarga paling dekat kita dan kita melihat bahwa saling menyapa walaupun mungkin dari jarak jauh hanya melempar senyum namun tapi itu sudah sangat berarti sekali untuk sebuah komunikasi antar tetangga,” ungkap dia.

Ia berharap kegiatan ini akan terus dilakukan oleh warga yang mampu guna meringankan beban warga yang tidak mampu lantaran di rumah saja selama pandemi Covid-19.

“Ya kita berdoa supaya musibah corona cepat berlalu dan kehidupan masyarakat bisa normal kembali tentu dengan nilai plus hub antar tetangga akam lebih baik dan harmonis. Ada ratusan paket sembako dibagikan hari ini,” tutup dia.

Sementara itu, salah satu warga yang mendapatkan sembako bernama Supardi mengaku program Empathy Building yang dilakukan oleh Kapolres Metro Jakarta Barat sangat bagus untuk membantu masyarakat yang miskin.

“Ya sangat mendukung sekali ya karena banyak warga yang di rumah saja selama Corona,” turur dia

Supardi melanjutkan, ia sudah satu pekan tidak menarik Ojek Online lantaran sepi penumpang atau oredera. Sebab, jika ia narik Ojol sehari hanya mendapatkan dua orderan saja.

“Ya kalau sekarang ngandelin warung kecil kecilan aja buat jajan anak dan biaya sekolah,” tutup dia. (Np)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *