Dugaan Penyelewengan Pembangunan Gedung DPRD Surabaya, JAPPRI Lapor Kejati

HEADLINE NUSANTARA

JAKARTANEWS.ID – SURABAYA: Diduga adanya penyelewengan dalam pembangunan gedung DPRD Surabaya,

Jaringan Pemantau dan Riset Indonesia (JAPRI) Wilayah Jawa melakukan aksi demo ke kantor Kejaksaan Tinggi Provinsi Jawa Timur.
Rabu,(4/11/2020).

Korlap aksi, Zainuddin mengatakan
JAPRI melakukan pengkajian data proyek pembangunan gedung DPRD Kota Surabaya yang dibangun pada tahun 2018 lalu.

“Kontraktor pemenang tender PT Tiara Multi Teknik dengan kontrak satuan bernomor 641.6/5690.34/436.7.5/2017 tertanggal 20 oktober 2017 dengan nilai awal sebesar Rp
55.073.049.941 kontrak di addendum dan dengan addendum 4 kontrak nomor 641.6/6400.1-
BG/ADD-IV/436.7.5/2018 tertanggal 21 Desember 2018 dengan nilai Rp 54.124.520.000,”jelasnya.

Banyak dugaan pelanggaran ketentuan undang-undang yang berlaku kata Jay sapaan Zainuddin dalam pembangunannya.

Jappri meminta Kejaksaan Tinggi Provinsi Jawa Timur segera memanggil dan memeriksa pihak-pihak yang diduga terlibat proyek pembangunan Gedung Baru DPRD Kota Surabaya.

“Mulai dari Pejabat Pembuat Komitmen, kontraktor pemenang lelang, Pimpinan dewan periode 2008 – 2014 dan Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya,” terang Jay.

Selain itu koorlap aksi juga meminta BPK RI dan PPATK melakukan audit ulang dan pemeriksaan ulang dana yang mengalir ke pihak-pihak tertentu terkait proyek
pembangunan gedung baru DPRD Kota Surabaya.(yudhie)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *