Warga Dapat Rp 400 Ribu/Bulan, Dinas Sosial Cairkan Bantuan Sosial Tunai Melalui Rekening Bank DKI

HEADLINE MEGAPOLITAN

JAKARTANEWS.ID – JAKARTA : Dinas Sosial DKI Jakarta kembali mendistribusikan bantuan sosial bagi warga terdampak Covid-19 mulai Selasa (12/1). Berbeda dengan tahun sebelumnya di mana bansos berupa sembako, pada tahun 2021 ini  diberikan dalam bentuk Bantuan Sosial Tunai (BST).

Kepala Dinas Sosial, Irmansyah mengatakan, para penerima manfaat program BST tersebut mendapatkan bantuan sosial dalam bentuk dana tunai senilai Rp 300.000 per Kepala Keluarga selama 4 bulan yang akan diberikan pada bulan Januari hingga April 2021 mendatang. “BST di DKI Jakarta berasal dari dua sumber, yakni dari APBN Kementerian Sosial RI sebanyak 750.000 KK, yang pendistribusiannya melalui mekanisme PT. Pos Indonesia (Persero) dan APBD  DKI Jakarta sebanyak 1.055.216 KK dan disalurkan ke Rekening penerima BST melalui Bank DKI dalam bentuk kartu tabungan dan kartu ATM Bank DKI,” ujarnya, Rabu (13/1).

Irmansyah mengatakan, setiap penerima bantuan sosial akan menerima undangan maksimal H-1 sebelum pelaksanaan distribusi dan undangan disampaikan oleh petugas wilayah yang ditunjuk. Pada saat pengambilan bantuan, penerima BST perlu membawa (1) Undangan distribusi, (2) KTP (asli dan salinannya), dan (3) Kartu Keluarga (KK) asli maupun salinannya. “Bantuan untuk periode kwartal pertama tahun 2021 mulai dicairkan lewat rekening masing-masing penerima sejak Selasa kemarin,” kata Irmansyah. Secara simbolis pencairan BST diberikan kepada sejumlah warga di Jakarta Timur.

Penyaluran distribusi BST menggunakan total 814 titik sekolah yang tersebar di 6 wilayah  dengan 160 titik sekolah yang digunakan setiap hari untuk penyaluran. Jika penerima BST tidak dapat menghadiri sesuai dengan jadwal pendistribusian, maka penerima akan diundang kembali pada undangan kedua hingga undangan ketiga yang dilakukan setelah distribusi pertama selesai pada 5 wilayah DKI Jakarta dan Kepulauan Seribu. “Diimbau kepada warga penerima BST yang sakit untuk tidak memaksakan datang ke lokasi,” kata Irmansyah.

Bagi penerima BST yang sedang sakit, tidak perlu memaksakan untuk datang karena bisa menggunakan surat kuasa kepada Ahli Waris maupun kerabat terdekat. “Atau bisa juga hadir saat kondisi sudah sehat pada jadwal undangan berikutnya dari Bank DKI. Mohon untuk tidak memaksakan hadir karena nanti akan dijadwalkan ulang oleh Bank DKI,” tandasnya.

Penerima BST bisa diwakilkan oleh:
1. Penerima kuasa yang ada dalam 1 Kartu Keluarga.
Persyaratan:
– Surat Kuasa dari penerima BST
– Surat Kuasa dari pemberi kuasa
– KTP & KK (asli dan salinan kedua pihak tersebut).
2. Penerima kuasa berada di luar KK, seperti Paman, Bibi, atau Nenek.
Persyaratan:
– Surat Pengantar dari Dinas Sosial melalui Satpel Sosial Kecamatan
– KTP dan KK (asli maupun salinan dari pemberi kuasa dan penerima kuasa).

Perlu diketahui, seluruh proses penyaluran BST dilakukan dengan mematuhi protokol kesehatan ketat. Terdapat petugas Pemprov DKI Jakarta berjumlah 10 orang yang bertugas mengatur kerumunan di dalam dan di luar lokasi pendistribusian, mengarahkan/mengatur penerima BST di ruang tunggu dan ruang distribusi dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan serta menjaga ketertiban. Selain itu, terdapat pula petugas Bank DKI berjumlah 5 orang yang turut membantu memantau jalannya ketertiban umum/kebersihan di lokasi pendistribusian. (joko)

Tagged

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *