Gubernur Anies Canangkan Gerakan Vaksinasi Covid-19 di Balaikota DKI

HEADLINE MEGAPOLITAN

JAKARTANEWS.ID – JAKARTA: Pemprov DKI Jakarta menggelar Gerakan Vaksinasi Covid-19  sebagai wujud resmi dimulainya program vaksinasi di Ibukota. Pada tahap awal,  vaksinasi diberikan secara gratis kepada sejumlah tokoh pemerintahan,  tokoh agama, dan organisasi profesi kesehatan. 

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, memimpin kegiatan pencanangan tersebut bersama 20 penerima yang berlokasi di Balaikota DKI,  Jumat (15/1). “Hari ini merupakan rangkaian dari ikhtiar kita, seluruh unsur pemerintah dan masyarakat untuk sama-sama mengendalikan wabah pandemi. Saat ini peluncurannya sedang dilakukan, walaupun kegiatan vaksinasi sejak kemarin sudah dikerjakan di Jakarta,” ujar Anies.

Ia menegaskan bahwa Pemprov DKI Jakarta mendukung program Pemerintah Pusat dengan semangat untuk mengurangi angka penularan dan angka kematian, serta mengupayakan angka kekebalan komunitas (herd immunity) tercipta di masyarakat dari Covid-19. Di samping itu, Anies juga tidak lupa mengingatkan terkait efektivitas bagaimana vaksin tersebut bisa melindungi individu dari penularan.

Anies menjelaskan bahwa orang yang sudah divaksin pun harus tetap menggunakan protokol kesehatan yang ketat. “Yang sering terpikirkan oleh kita adalah bagaimana kita tidak tertular, sementara yang harus dipikirkan adalah bagaimana kita tidak menularkan kepada yang lain,” ujar  Anies.

Sementara itu, pemberian vaksinasi  akan dilaksanakan secara bertahap, yakni pertama, diberikan kepada tenaga kesehatan. Kedua, diberikan kepada kepada petugas layanan publik serta masyarakat rentan secara geospasial dan ekonomi. Lalu, ketiga, diberikan kepada masyarakat umum dan pelaku ekonomi, juga masyarakat rentan lainnya, yaitu lansia.

Pemberian vaksinasi COVID-19 diutamakan kepada setiap orang yang terbukti tidak sedang atau pernah terinfeksi, maka Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria tidak termasuk di dalam kelompok yang diutamakan karena mereka pernah terpapar.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan  DKI Jakarta, Widyastuti, menambahkan pihaknya siap melayani warga Jakarta sebanyak 7.610.198 jiwa, sesuai dengan target sasaran pemberian vaksin. “Kami juga menyiapkan sebanyak 488 fasilitas kesehatan yang tersebar di 6 wilayah Kota dan Kabupaten Administrasi. Selain itu, ada 1.498 tenaga vaksinator yang terlatih untuk memberikan vaksin,” pungkas Widyastuti.

Perlu diketahui, pada tahap pertama ini, vaksinasi diberikan kepada tenaga kesehatan sebagai garda terdepan penanggulangan Covid-19 sebanyak 131.000 orang, dengan target penyelesaian selama dua bulan. Vaksin Sinovac ini diberikan sebanyak dua kali dosis untuk setiap orang, dengan jarak waktu 14 hari sejak penyuntikan pertama.
Jadwal dan lokasi vaksinasi ditetapkan melalui website pedulilindungi.id, setelah setiap orang mendapatkan SMS blast dari 1199 dan melakukan registrasi ulang di website tersebut. (joko)

Tagged

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *