Jaksa Agung Minta Tanggung Jawab Kajati, Bila Anak Buah Berbuat Tercela

HEADLINE HUKRIM

JAKARTANEWS.ID – JAKARTA: Jaksa Agung ST. Burhanuddin akan minta pertanggungjawaban Kajati dan Pejabat Eselon Dua lainnya, jika didapat anak buah berbuat tercela.

Burhanuddin juga tidak pernah ragu dan segan untuk menindak dan mencopot,  jika dikemudian hari didapati pejabat yang mengingkari sumpah jabatannya.

Penegasan sekaligus peringatan keras Jaksa Agung disampaikan saat melantik 14 Kajati (Kepala Kejaksaan Tinggi) dan Pejabat Eselon lain, di Gedung Menara Kartika Kejaksaan Agung, Rabu (17/2).

Acara ini dihadiri oleh Wakil Jaksa Agung Setia Untung Arimuladi, Para Jaksa Agung dan Kepala
Badiklat Kejaksaan serta Ketua Komisi Kejaksaan Barita Simanjuntak.

Menurut dia, sebagai Pimpinan dalam konteks pengawasan melekat (Waskat), tidak boleh lepas tangan atas kesalahan yang dilakukan anak buah, karena memiliki tanggung jawab secara moral.

“Oleh karenanya, saya akan minta pertanggungjawaban saudara sekalian sebagai atasan, jika terdapat anak buah yang melakukan perbuatan tercela.”

BUKAN DIBANGGAKAN

Burhanuddin menambahkan sumpah serta janji jabatan yang telah diucapkan harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh.

Hendaknya,  Tri Krama Adhyaksa sebagai cerminan dalam menjalankan tugas dimanapun berada.

“Tolong diingat, jabatan yang saudara emban bukanlah sekedar untuk dibangga-banggakan, tetapi untuk dipertanggungjawabkan, ” pintanya.

Dia menyampaikan bahwa keputusan terberat yang diambil oleh seorang pimpinan adalah ketika harus menghukum anak buahnya.

“Oleh karena itu, saya titipkan anak-anak saya yang menjadi anak buah saudara dimanapun berada. Tolong jaga, ingatkan dan pastikan mereka tidak melakukan kesalahan atau perbuatan tercela.”

MIA AMIATI

Satu diantara 14 Pejabat Eselon II yang dilantik,km adalah Dr. Mia Amiati, SH, MH sebagai Direktur Pengamanan Pembangunan Strategis pada Jaksa Agung Muda Intelijen  (Jamintel).

Mantan Kajati Riau ini, seperti diketahui Kampiun dalam Seleksi Kajati Kelas A, November 2020 bersama Dr. Febrie Adriansyah di peringat dua yang kini menjabat Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus).

Diduga jabatan ini sebagai transit sebelum menduduki jabatan Kajati DKI atau Kajati Jabar dan Kajati Jatim bersama Febrie Adriansyah.

Mengingat, peringkat tiga dan seterusnya, yakni Drs. M. Rum, SH, MH sudah dilantik, 8 Desember 2020 sebagai Kajati Sumsel dan IBN Wismantanu, SH, MH sebagai Kajati Sumut.

Pejabat lain yang dilantik terdiri, Dr. Chaerul Amir, S.H., M.H. sebagai Sekretaris Jaksa Agung Muda Sekretaris Jaksa Agung Muda   Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun).

Yunan Harjaka, S.H., M.H (Sekretaris Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum-Jampidum).

Dr. Andi Muhammad Tauflk, S.H., M.H ( Inspektur I pada Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan-Jamwas).

Agnes Triani, S.H., M.H (Kajati Bengkulu), Elan Suherlan, S.H. sebagai Kepala Pusat Pemulihan Aset Kejaksaan Agung;

Lalu, Dr. Firdaus Dewilmar, S.H., M.Hum. ( Inspektur III pada Jamwas), Raden Febrytriyanto, S.H., M.H (Kajati Sulsel), Dr. Mukri, S.H., M.H (Inspektur IV pada Jamwas).

Serta, Iman Wijaya, S.H., MH (Kajati Kalteng),  Dr. Jaja Subagja, S.H., M.H (Kajati Riau),  Risal Nurul Fitri, S.H (Kajati Gorontalo).

Berikutnya,  Gerry Yasid, S.H., M.H ( Direktur Tindak Pidana Terhadap Orang dan Harta Benda pada Jampidum) dan
Jacob Hendrik Pattipeilohy, S.H., M.H (Kajati Sulteng). (ahi)

Tagged

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *