Wakil Jaksa Agung: Komitmen Pimpinan – Jajaran Kunci Pelayanan Terbaik Diraih 

HEADLINE HUKRIM

Pencanangan WBBM Pada Jampidum

JAKARTANEWS.ID – JAKARTA: Wakil Jaksa Agung Setia Untung Arimuladi mengatakan pelayanan terbaik tetap dapat dilakukan di tengah Pandemi Covid-19, sepanjang memiliki komitmen bersama.

Namun, komitmen tersebut harus dimiliki semua jajaran dan disertai tindakan nyata.

“Jadi jangan jangan hanya Pimpinan atau Kepala saja yang berkomitmen, tapi semua jajaran,” katanya, di Kejaksaan Agung, Rabu (24/2).

Pernyataan terseburlt disampaikan saat memberikan pengarahan kepada Jaksa Agung Muda Pidana Umum (Jampidum) dan Jajarannya pada Pencanangan Zona Integritas Menuju Wilayah Birokrasi Bersih  Melayani (WBBM).

Setia Untung Arimuladi selaku Ketua Tim Reformasi Birokrasi Kejaksaan juga mengingatkan kepada Pimpinan atau Kepala untuk bekerja paripurna.

“Hal ini adalah cara kita mendidik bawahan untuk mampu bekerja secara profesional, berintegritas dan berkarya secara ikhlas, ” pesannya.

Kata-kata membentuk kalimat sederhana tersebut selalu terpatri dalam dirinya saat bertugas dimana saja, terutama saat menjadi Kaban Diklat Kejaksaan yang diistilahkan Untung sebagai “Kepala Sekolah. ”

Badiklat Kejaksaan menjadi satu-satu Satker Eselon I bersama Jampidsus di liingkungan Kejaksaan meraih WBK, 2018 dan WBBM, 2019.

TANGAN ORANG LAIN

Sebelumnya, Jampidum Fadil Zumhana pada Apel bersama Pencanangan dan Penandatanganan Komitmen Bersama Pembangunan Zona Integritas dari Wilayah Bebas Dari Korupsi (WBK) yang sudah diraih pada 2019 menuju WBBM mengingatkan untuk meninggalkan paradigma lama dalam bekerja.

“Mari kita satukan tekad dan komitmen untuk berubah, sudah saatnya kita berubah, ” pintanya

“Apabila, kita tidak berubah, maka kita akan diubah oleh tangan-tangan orang lain yang akan berdampak tidak bagi Institusi Kejaksaan, ” tambahnya.

Dia meyakini benar,  Kejaksaan akan berubah menjadi instuti yang terpercaya, bermartabat dan dicintai rakyat.

SANKSI DAN REWARD

Pada pengarahannya, Wakil Jalsa Agung meminta setiap  Unit Kerja agar memprioritaskan dan melakukan pembenahan untuk Optimalisasi Pelayanan Publik dan Meningkatkan Indeks Kepuasan terhadap Pelayanan Publik.

Sebagai aksi nyata untuk mewujudkan Zona Integritas WBBM, masing-masing unit kerja untuk melaksanakan 10 Fokus Program Kerja.

Diantaranya, Peningkatan Kapasitas SDM Aparatur Sipil Negara, Peningkatan Penegakkan Disiplin Aparatur Pemerintah dan Penegak Hukum.

Berikutnya, Penyempurnaan Standar Pelayanan dan Sistem Pelayanan yang Inovatif,
Penyempurnaan sistem manajemen kinerja ASN, Peningkatan perilaku pelayanan publik yang cepat, transparan, akuntabel dan responsif.

Kemudian, Penyempurnaan peraturan perundang-undangan, Penyederhanaan Pelayanan Birokrasi (debirokratisasi).

Lalu, Peningkatan penyediaan sarana dan prasarana yang menunjang pelayanan publik

Terakhir, Peningkatan penegakan hukum dan aturan di bidang pelayanan publik.

Serta Penerapan sistem penghargaan dan sanksi beserta keteladanan pimpinan.  (ahi)

Tagged

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *