Tim JPH dan Tim Hukum HRS Sepakat Saling Menghormati

HEADLINE HUKRIM

Sidang Offline Rizieq Dkk Digelar Hari Ini

JAKARTANEWS.ID – JAKARTA: Tim Hukum Terdakwa Habib Rizieq Shihab (HRS) Aziz Yanuar meminta maaf atas kejadian  saat persidangan  pelanggaran protokol kesehatan (Prokes)  secara online.

“Peristiwa tersebut terjadi semata-mata ingin memperjuangkan hak terdakwa agar diperlakukan adil selama proses sidang,  ” kata Azis Yanuar,  Tim Hukum Habib Rizieq Shihab,  di Kejaksaan Agung,  Kamis (25/3).

Menanggapi pernyataan Tim Hukum Rizieq Shihab, dalam Audiensi di Puspenkum,  Kejaksaan Agung hal senada disampaikan Ketua Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Syahnan.

“Tim JPU tidak sedikitpun mempunyai niat untuk mendzalimi Terdakwa,” tegasnya.

Namun, karena  tugas dan fungsi Tim JPU yang mengharuskan menghadirkan Terdakwa sesuai perintah Hakim sebagaimana yang ditetapkan dalam Penetapan Hakim tentang persidangan secara online.

“Tim JPU tetap menghormati Terdakwa sebagai ulama dan meminta Tim Hukum Terdakwa MRS memahami tugas dan fungsi Tim JPU dalam proses penyelesaian perkara Terdakwa,” harapnya.

Pada kesempatan tersebut,  Ketua Tim JPU juga meminta kepada Penasehat Hukum Habib Rizieq Shihab untuk tidak mengungkapkan ucapan-ucapan yang merendahkan martabat Tim JPU di dalam persidangan.

Seperti diketahui, sejak sidang pertama,  Selasa (16/3), Jumat (19/3)  sampai Selasa (23/3) Habib Rizieq Shihab tetap bersikukuh menolak hadir, selama tetap digelar secara  online dan itu haknya.

Perdebatan memanas hingga akhirnya, majelis hakim memutuskan menggelar sidang secara Offline (langsung), di Pengadilan Negeri (PN)  Jakara Timur, setelah memperoleh jaminan Tim Penasehat Hukum Terdakwa.

Tidak mengerahkan massa dan kerumunan selama persidangan mulai, Jumat (26/3).

Sebelum ini persidangan online dilakukan di PN Jakarta Timur dan Bareskrim Polri, tempat Rizieq Dkk ditahan.

TIDAK TERPANCING

Dalam audiensi tersebut, Ketua Tim JPU mengajak Tim Penasihat Hukum Terdakwa, pengurus dan anggota PA 212 serta seluruh umat Islam untuk tidak terpancing dengan informasi yang belum tentu kebenarannya,

“Karena, sangat berpotensi dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” pesannya.

Audiensi ini dihadiri juga oleh Ketua Dewan Tanfidzi Nasional Persaudaraan Alumni (PA) 212 Ust. H. Slamet Ma’arif dan beberapa orang pengurus serta salah satu Tim Hukum Terdakwa MRS yaitu Aziz Yanuar, SH.

Pertemuan yang dimaksudkan untuk untuk tabayyun mengenai penanganan Perkara Tindak Pidana “Kekarantinaan Kesehatan” dihadiri Kapuspenkum Leonard Eben Ezer Simanjuntak.

Serta,  Ketua Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Syahnan, SH. MH. dan Kasubdit Eksekusi dan Ekseminasi pada Direktur Tindak Pidana Narkotika dan Zat Adiktif lainnya Jampidum Abdullah, SH. MH. (ahi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *