Kejati Kalbar Tahan Direktur CV. Kaban Karya Mandiri Seragi

HEADLINE HUKRIM

Pengembangan Kasus PTPN XIII

JAKARTANEWS.ID – JAKARTA: Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Barat menetapkan Direktur CV. Kaban Karya Mandiri Seragi sebagai tersangka dan langsung ditahan. 

Penetapan Seragi sebagai tersangka terkait kasus pekerjaan penanaman kelapa sawit, di Kebun Inti Kembayan, Kabupaten Sanggau,  2012 – 2013, pada PT. Perkebunan Nusantara (PTPN)  XIII.

Langkah ini pengembangan dari lima tersangka yang ditetapkan sebelumnya,  Rabu (3/3), terdiri dua Pejabat PTPN XIII dan tiga rekanan.

“Telah ditetapkan tersangka atas nama Seragi dan langsung ditahan,” kata Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati)  Kalbar Masyhudi,  dalam keterangannya kepada Jakartanews.id,  Jumat (26/3).

Menurut Masyhudi, langkah itu dilakukan setelah tim penyidik mengumpulkan dua alat bukti lebih dalam perkara tersebut.

“Tim penyidik akan terus bekerja. Siapa saja yang terlibat pasti akan dijadikan tersangka,” tegasnya.

Dia menambahkan perkara tersebut segera diselesaikan dan dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Pontianak.

“Saya merasa perlu sampaikan dengan penegakan hukum yang tegas diharapkan investor semakin percaya terhadap kepastian hukum dan mau investasi di Negara ini terutama di PTPN XIII. ”

SERAGI

Masyhudi menjelaskan modus yang dilakukan Seragi, adalah menanda tangani dokumen untuk pencairan pembayaran kegiatan penanaman.

Dalam hal ini, berupa Perhitungan Pekerjaan Borongan Rampung, namun nyatanya  tidak sesuai keadaan sebenarnya.

“Kegiatan penanaman seharusnya seluas 550 hektar. Praktiknya,  yang dikerjakan baru seluas 318, 95 hektar,  ” beber Masyhudi.

Akibat perbuatan tersangka tersebut menimbulkan Kerugian Keuangan Negara sebesar Rp 854, 040 juta lebih.

“Kerugian tersebut dihitung dari selisih pekerjaan yang belum ditanam dan tidak sesuai dengan realisasi tanam sesuai Audit BPK,  ” pungkasnya.

Lima tersangka yang ditetapkan, Rabu (3/3), adalah Ir. S. Derincen Hasugian selaku General Manager Distrik Kalbar II tahun 2012 dan  Fransisckus Harianto, SH (Asisten Kepala Rayon Pengembangan Kebun Kembayan).

Lalu, Herkulanus Lidin, AB (Antonia Bunsu) dan MS (Markus Suharjo). (ahi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *