Lagi, Pemerintah Buka Ruang Diskusi Dua Arah Perkembangan RUU KUHP

HEADLINE HUKRIM

JAKARTANEWS.ID – JAKARTA: Setelah batal disahkan 2019, Pemerintah terus sosialisasikan RUU KUHP untuk kali kelima,  dengan membuka ruang diskusi dua arah. 

Diskusi dua arah itu dimaksudkan untuk menyempurnakan RUU KUHP, Pembaruan RUU KUHP,  Struktur RUU KUHP, Isu Krusial RUU KUHP, dan Tindak Pidana Khusus dalam RUU KUHP.

Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Eddy Omar Sharif Hiariej mengatakan sosialisasi  telah dimulai pada 23 Februari 2021, di Medan, Semarang (4/3), Bali (12/3)  dan Yogyakarta (18/3).

“Kegiatan tersebut rangkaian sosialisasi menyeluruh yang diselenggarakan secara bertahap ke beberapa kota, ” kata Eddy pada “Diskusi Publik RUU tentang KUHP,  di Ambon, Jumat (26/3).

Menurut dia,  melalui ruang diskusi ini akan terhimpun masukan-masukan dari berbagai pihak yang menaruh perhatian terhadap perkembangan hukum pidana, khususnya RUU KUHP.

Selain itu, tambahnya guna menyamakan persepsi masyarakat terhadap pasal dalam RUU KUHP.

Forum tersebut juga sebagaii wadah pertanggung jawaban proses pembentukan peraturan perundang-undangan yang dilakukan secara transparan, serta melibatkan masyarakat.

SECARA MASIF

Mengutip Guru Besar Hukum Pidana Universitas Diponegoro, Alm. Prof. Muladi,  Eddy mengatakan masukan dari berbagai elemen pemerintah dan publik adalah bagian dari sosialisasi masif.

Muladi mengatakan keberhasilan sebuah RUU (Rancangan UU) daoat dicapai melalui sosialisasi secara masih kepada setiap elemen masyarakat.

“Adanya, perbedaan pemahamaan dan pendapat dalam pengaturan RUU KUHP, merupakan kontribusi positif, yang perlu disikapi dengan melakukan diskusi yang komprehensif dan menyeluruh dari seluruh komponen anak bangsa. ”

“Terkhusus,  kepada para akademisi, praktisi, dan pakar di bidang hukum pidana, agar dalam implementasi dan aplikasi dari pelaksanaan RUU KUHP dapat dilaksanakan sesuai dengan kaidah hukum, asas hukum pidana, prinsip, dan tujuan pembaharuan hukum pidana,” akhirinya. (ahi)

Tagged

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *