Hindari Radikalisme, Ridwan Habib: Pemerintah Perlu Libatkan Influencer Guna Minimalisir Terpaparnya WNI

HEADLINE PARLEMEN

JAKARTANEWS.ID – JAKARTA: Pengamat Intelijen dan Terorisme Universitas Indonesia (UI) Ridwan Habib berpendapat, sebaiknya pemerintah melibatkan para influencer untuk menanggulangi ancaman terorisme di Indonesia.

“Kalau memang negara ini mau menyembuhkan terorisme, ajaklah influencer-influencer baru, contohnya seperti Bang Fahri Hamzah yang ini channel YouTube-nya 160 ribu subscriber dan twitter-nya, sekali men-twitt Indonesia geger,” kata Ridwan pada saat menjadi narasumber Diskusi Dialektika Demokrasi, bertema : ‘Lawan Geliat Radikal-Terorisme di Tanah Air’, di Ruang Diskusi Media Center, Kompleks Senayan, Kamis (1/4/2021).

Ridwan mengaku, dirinya tidak habis pikir mengapa pemerintah dalam hal ini BNPT dan Mabes Polri tidak menjalin komunikasi dengan para influencer untuk menyelesaikan permasalahan ini.

“Kenapa pemerintah, kenapa BNPT, kenapa Mabes Polri tidak menjalin komunikasi dengan para ini. Lalu sama-sama menyelesaikan masalah, ini yang menjadi pertanyaan, mau diselesaikan atau tidak?,” tanya Ridwan.

Menurut Ridwan Habib, pemikiran para pelaku teror itu harus dilawan dengan aksi nyata.

“Bayangkan kalau pemikiran seperti itu tidak dilawan. Harus dilawan, karena kalau tidak kita diskusi lagi, diskusi lagi tak akan selesai,” imbuh Ridwan.

Ridwan menyarankan, pemerintah perlu mengambil langkah drastis dan strategis berupa pelibatan para influencer guna penanganan tindak terorisme di Indonesia.

“Jadi kuncinya, Mas, saya kira kita usulkan pemerintah mengambil alih membuat langkah drastic tentang penanganan terorisme ini dengan melibatkan influencer- influencer yang paham betul tentang hal itu,” pungkas Ridwan Habib. (Daniel)

Tagged

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *