Finlandia Negara dengan Penduduk Paling Bahagia di Dunia

HEADLINE INTERNASIONAL

JAKARTANEWS.ID – HELSINKI: Negara Finlandia sudah empat kali masuk dalam daftar Negara dengan Penduduk Paling Bahagia di Dunia.

Salah satu hal yang membuat bahagia tinggal di Finlandia ialah jaminan sosialnya yang membuat diri merasa terjaga dan aman. Dari kelas bahasa sampai urusan berobat sudah ditanggung negara asal telah mengantongi izin tinggal penduduk.

Transportasi umum di Helsinki sangat efektif dan efisien untuk commute sehari-hari. Jadwal yang selalu tepat waktu dan tiket elektronik dapat mudah diakses dalam genggaman tangan (via HP).

Pemerintah Finlandia mengarahkan perantau untuk mengikuti kelas bahasa sampai penjurusan karier. Semuanya bisa dijalani secara gratis, bahkan yang belum mendapat kerja bisa mendapat uang tunjangan untuk bertahan hidup sampai mendapat pekerjaan.

Mungkin karena populasi di sini terbilang sedikit, hanya 5,5 jiwa, pemerintah sangat terbuka dengan perantau yang datang sehingga ditawarkan pendidikan untuk bisa mendukung perekonomian negara.

Soal kerukunan dan keamanan Finlandia juga bisa diacungi jempol. Penduduknya ramah kepada semua orang termasuk pendatang. Seorang perempuan dan berhijab juga tak pernah khawatir, saat jalan kaki malam hari di yang berlokasi di Helsinki. Kasus pelecehan seksual pun sangat jarang terdengar.

Tapi, standar kebahagiaan di Finlandia harus diganjar dengan pajak yang tinggi. Bahkan soal tilang, pelakunya akan dikenai denda sesuai dengan pendapatannya. Semakin kaya, maka semakin mahal.

Biaya hidup juga tinggi. Dibandingkan Estonia – negara yang hanya berjarak dua jam pelayaran ferry – Finlandia sedikit lebih mahal. Oleh karena itu, pembaca yang ingin merantau ke sini, terutama yang datang sebagai pelajar, harus pintar-pintar mengatur pengeluaran dan berhemat.

Di Helsinki, musim dingin bisa mencapai -20 derajat Celcius. Tapi meniru perkataan penduduk asli sini; “no bad weather just bad clothing” (tak ada cuaca yang salah, hanya saja cara berpakaian kita yang kurang tepat).

Anggapan itu benar adanya, karena saat musim dingin atau panas di luar cuaca ekstrem, penduduk akan tetap beraktifitas seperti biasa, dan seringkali selalu di luar bersama alam. (Amin)

Tagged

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *