Inisiator Pembentuk Babel Apresiasi Dirjen Putra Daerah Gagalkan Ekspor Zirkon ke China

EKBIS HEADLINE

JAKARTANEWS.ID — JAKARTA: Inisiator pembentukan Kepulauan Bangka Belitung, Usmandie Andeska, mengapresiasi kinerja Ditjen Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral pimpinan Ridwan Djamaluddin. Sedikitnya delapan kontainer atau 200 ton Zirkon asal Babel siap ke China diamankan Kementerian ESDM diduga ilegal.

“Sebagai Putra Daerah, dan Anak Bangsa, kami terusik polah pengusaha-pengusaha nakal yang memanfaatkan perjanjian antarnegara (G to G),” ujar Anak Desa Bangka (Andeska), yang juga pemerhati lingkungan dan kehutanan itu kepada media, Senin (5/4).

“Kami rela timah untuk orang lain, tapi tinggalkan Zirkon bagi Kami untuk pengantar masyarakat Babel menuju era industri 7.0 kelak.”

Bagi Usmandie, kesigapan Dirjen Ridwan bukan semata sentimen kedaerahan asalnya dari Sungai Selan di Bangka Tengah melainkan sebuah misi nasionalisme. Padahal, diakuinya, ulah serupa pengusaha tambang bertahun-tahun seperti tak tersentuh hukum termasuk aparat pemerintahan.
Sebelumnya, Minggu (4/4), Dirjen Ridwan Djamaluddin menggagalkan pengiriman 8 kontainer setara 200 ton Zirkon diduga milik PT Cal Mar siap diberangkatkan ke China di Pelabuhan Pangkalbalam, Kota Pangkalpinang. Prov Bangka Belitung, diduga ada pelanggaran. Penyetopan ekspor dan bongkar paksa kontainer untuk dicek laboratorium kesesuaian surat surveyor (LS) Sucopindo itu dilakukan Dirjen Ridwan bersama Komisi VII DPR RI, Bea Cukai dan Polri.

Tabung nuklir

Batu mineral Zirkon sebagai bahan baku keramik dan elektronik, bahkan digunakan juga buat selongsong pembangkit listrik tenaga nuklir dimana selongsong itu semacam tabung untuk diisi bahan bakar uranium.

‘Kekayaan alam ini cuma ada di Indonesia, Sri Lanka, Australia, Norwegia, Pegunungan Ural (Rusia), Kanada, Brasil, dan India,” urai Usmandie Andeska, seraya menyesali ada di antara Putra Daerah bahkan Anak Bangsa Indonesia yang menjual murah demi kepentingan segelintir orang.
Kebanggaan itu, katanya, dikarenakan Kepulauan Bangka Belitung memiliki bekal masa depan kemajuan teknologi dari sumber daya alam di antara enam kabupaten satu kotamadya pesisir Kepulauan Sumatera (d.h Pulau Andalas).dengan 1.455.678 penduduk tercatat 2020.

“Zirkon bagi kami penghantar masyarakat Babel memasuki era industri 7.0,” tutupnya. (royke)

Tagged

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *