Tim Penyidik Asabri Kembali Sita Aset Taipan Bentjok dan Heru Hidayat

HEADLINE HUKRIM

Miskinkan Koruptor Bukan Retorika

JAKARTANEWS.ID – JAKARTA: Benar-benar,  Kejaksaan Agung tiada memberi ampun.  Memiskinkan (calon) koruptor bukan isapan jempol. 

Setelah Hotel dan Mall di Pontianak,  terakhir Hotel Brothers Solo Baru,  awal April disita Tim Penyidik Skandal Asabri.

Kini,  228 bidang tanah milik Bentjok sapaan akrab Benny Tjokrosaputro (Dirut PT. Hanson International Tbk) seluas 193 hektar,  di Kabupaten Bogor disita.

Pada bagian ini,  tim penyidik menyita
Mobil Lexus  B 16 SLR milik tersangka Heru Hidayat (Komut PT. Trada Alam Minera Tbk), di Kantor PT. IIKP,  Kembangan, Jakarta Barat.

Namun demikian,  sampai kini juga aset tersangka Asabri lainnnya, atas nama Adam R. Damiri,  Bachtiar Effendi,  Hari Setianto dan Lukman Purnomosidi masih belum terjamah.

Akibat dugaan perbuatan Bentjok dan 7 tersangka lain terkait pengelolaan keuangan dan investasi PT. ASABRI,  negara digerogoti hingga Rp23,7 triliun.

PENYELAMATAN

Kapuspenkum Leonard EE. Simanjuntak menyebut serangkaian penyitaan aset tersangka Asabri,  sebagai upaya penyelamatan kerugian keuangan negara.

Walau begitu,  Mantan Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Papua Barat belum dapat menilai puluhan aset yang telah disita tersebut.

“Kita mintakan bantuan kepada Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP)  untik menaksir atau taksasi atas semua aset tersebut,  ” pungkasnya, di Jakarta, Rabu (7/3).

Selain terhadap Bentjok,  Heru Kejaksaan Agung juga telah dan terus mencari aset Jimmy Sutopo (Dirut. PT. Jakarta Investor Emiten Relation).

Ketiga tersangka diduga paling berperan menguras aset Asabri,  saling bekerjasama menggoreng saham yang diperdagangkan secara ‘semu’ melalui Nominee (individu,  badan hukum milik orang lain yang digunakan).

Sejauh ini, puluhan jam tangan mewah,  lukisan berlapis emas,  Rolls Royce milik Jimmy juga disita. (ahi)

Tagged

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *