TIM-RBN Apresiasi Langkah dan Upaya RB Jajaran Kejaksaan 

HEADLINE PARLEMEN

RB Kejaksaan Masuk Fase Terakhir

JAKARTANEWS.ID – JAKARTA: Wakil Jaksa Agung  Setia Untung Arimuladi menegaskan Reformasi Birokrasi (RB) di Kejaksaan telah memasuki fase ketiga atau fase terakhir RB. 

Bahkan,  sejak awal 2021 ASN Adhyaksa tengah melaksanakan 7 arahan Jaksa Agung terkait fase rerakhir RB bertema  Dynamic Governance dan menekankan pada Flexibility dan Adaptive Policy.

Pemaparan Wakil Jaksa Agung selaku Ketua Tim Pengarah RB  Kejaksaan diapresiasi Tim Independen Reformasi Birokrasi Nasional (TIM-RBN).

Penjelasan dan Apresiasi disampaikan dalam pertemuan TIM-RBN dengan Wakil Jaksa Agung dan jajarannya,  di Menara Kartika Adhyaksa,  Kompleks Kejaksaan Agung,  Selasa (6/3).

Tim Independen Reformasi Birokrasi Nasional (TIM-RBN)  dipimpin Prof. Dr. Eko Prasojo, dan para anggota, antara lain Prof. Dr. J.B. Kristiadi, Prof. Dr. Erwan Agus Purwanto dan Prof. Dr. Wila Chandrawila Supriyadi.

Kedatangan TIM-RB,  untuk beraudiensi dalam rangka memberikan rekomendasi kepada Wakil Presiden selaku Ketua Komite Pengarah Reformasi Birokrasi Nasional (KPRB) mengenai kebijakan dan pelaksanaan Reformasi Birokrasi di Indonesia.

“Serta melihat hambatan dan tantangan pelaksanaan Reformasi Birokrasi di Kejaksaan RI, ” kata Kapuspenkum Leonard Eben Ezer Simanjuntak, Selasa (6/3) malam.

PEDOMAN

Dalam pemaparannya,  Untung mengatakan 7 arahan Jaksa Agung telah menjadi pedoman seluruh aparatur Kejaksaan,  dalam melaksanakan Tugas dan Fungsi sesuai Bidangnya.

Peran Kejaksaan adalah mengawal dan menjamin terselenggaranya sistem peradilan yang efektif, transparan dan akuntabel agar perekonomian terbentuk dengan kokoh.

Dijelaskan,  pelaksanaan RB Kejaksaan berfokus pada pembangunan satuan kerja sebagai miniatur Reformasi Birokrasi.

“Pembangunan Zona lntegritas di Kejaksaan telah dilakukan secara masif, ” tuturnya.

Lebih lanjut,  Mantan Kapuspenkum ini mengelaborasi hingga tingkatan detil soal langkah dari rencana kerja RB Kejaksaan.

Diantaranya,  meningkatkan kerjasama dan koordinasi antar aparat penegak hukum, Kejaksaan masih mempedomani Nota Kesepakatan Bersama Ketua MA, Menkumham , Jaksa Agung  dan Kapolri

Kesepakatan ini tentang  pelaksanaan penerapan Batasan tindak pidana ringan, jumlah denda, acara pemeriksaan cepat serta implementasi penerapan Keadilan Restoratif.

“Kejaksaan harus berinisiatif dalam mempermudah proses penegakkan hukum  sehingga pada saat pemberian petunjuk kepada penyidik tidak berulang kali dan menghilangkan kesan Jaksa tidak profesional dalam menjalankan tugasnya, ” ujarnya mencontohkan.

Hal lain yang diutarakan, Kejaksaan  telah memiliki Peraturan Kejaksaan soal Penerapan Keadilan Restoratif dan SOP penanganan perkara tindak pidana.

Selain itu,  masih kata Untung dalam penguatan dan profesionalitas penegakan hukum penanganan perkara Tipikor telah dibentuk petunjuk tekhnis Jampidsus tentang Penanganan Perkara Tipikor.

DIGITAL

Pada kesempatan itu,  bapak dua putri ini juga membeberkan transformasi digital di Kejaksaan.

Mulai, dibentuk Komite IT dan Blueprint IT dalam rangka mendukung SPBE. Juga meningkatan penggunaan IT dalam pelaksanaan proses bisnis.

Seperti,  Case Management System (Simkari “Sistem Informasi Kejaksaan Republik Indonesia” Next Generation),

Implementasi Pilot Project Sistem Pidana Peradilan Terpadu (SPPT) di 5 (lima) Provinsi dan lainnya.

Terkait pelayanan publik,  bahkan Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan telah memperoleh predikat pelayanan publik terbaik dari Kementerian PANRB di tahun 2021.

DIAPRESIASI

Ketua TIM-RBN Prof. Dr. Eko Prasojo secara jujur puas atas pemaparan Ketua Tim Pengarah RB Kejaksaan.

“Saya mengapresiasi pelaksanaan dan langkah-langkah kerja RB di Kejaksaan,  yang telah dilaksanakan maupun yang akan dilaksanakan. ”

Apresiasi ini khususnya,  ditujukan kepada gerakan perubahan budaya melalui WBK dan WBBM.

“Hal  ini terus digelorakan untuk memperbanyak satuan-satuan kerja yang memperoleh predikat WBK dan WBBM, ” akhirinya. (ahi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *