Benny BP2MI Geram TKI ke Taiwan Diperas Dokumen Akal-akalan

EKBIS HEADLINE

JAKARTANEWS.ID — JAKARTA: Kepala BP2MI, Benny Rhamdani, geram sesaat mengetahui pekerja migran Indonesia ke Taiwan diperas melalui dokumen akal-akalan swasta fasilitasi kerja. Menyusul Rakor antarpemerintah Indonesia & Taiwan bidang tenagakerjadi Jakarta, Kamis (8/4).

“Dokumen ini bentuk pemerasan para mafia ketenagakerjaan, yang sudah berlangsung tahunan terhadap para penghasil devisa negara,” ujar Benny kepada wartawan di kantornya. “Pemerintah Taiwan membantah syarat aturan soal fee agensi dan over charge dalam membuat visa.”
Untuk itu, Benny selaku kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia segera mengoordinasikan temuan itu ke Bareskrim Polri. Alasannya, dokumen resmi ibarat asli tapi palsu karena ada klausul sisipan ilegal fee agensi dan overcharge total Rp 33 juta.
“Klarifikasi dari Taiwan hanya mengakui adanya jasa layanan swasta semacam pengerah jasa tenaga kerja (kini P3MI) bersifat fleksibel,” jelas politikus Partai Hanura itu. “In sya Allah bersamaan pandemi Covid19 selesai & dibukanya lowongan kerja Taiwan siap dikirim 6000 calon pekerja migran kita, Aamiin.”
Beberapa jam sebelumnya, Benny BP2MI bersama Kementerian Ketenagakerjaan RI, Kementerian Perdagangan, & Kementerian Kesehatan bertemu secara virtual dengan Taiwan yaitu Ministry of the Interior (MoI) dan Kantor Dagang dan Ekonomi Taipei di Indonesia (TETO), membahas kontroversi ditutupnya peluang kerja 6000 CPMI ke Taiwan alasan pandemi Covid19.

Praktek Ijon

Terungkapnya dokumen resmi yang disusupi klausul ilegal itu, bagi Benny Rhamdani, menjadi bukti adanya mafia ketenagakerjaan dengan praktek Ijon. Calon tenaga kerja Indonesia ke Taiwan “dipinjami” biaya administrasi hingga bekerja lalu dipotong gaji sampai tiga tahun.
“Padahal, pinjaman uang itu diatur perbankan melalui kredit lunak seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk usaha mikro kecil menengah (UMKM) tetapi diwakili oleh agensi. Dan, itu terjadi bertahun-tahun. Inilah yang kami lawan, negara tidak boleh kalah,” tutupnya. (royke)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *