Larangan Mudik Lebaran, Badikenita Sitepu: Waspadai Lonjakan Covid-19

HEADLINE PARLEMEN

JAKARTANEWS.ID – JAKARTA: Terkait dengan larangan mudik sebenarnya sangat dibutuhkan ketegasan dari pemerintah.

Demikian disampaikan anggota Komite I DPD RI Badikenita Sitepu dalam Dialog Kenegaraan DPD RI di Ruang Diskusi Media Center, Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (28/4/2021).

“Terkait dengan kekhawatiran adanya pelarangan penerbangan, mungkin nanti efektifnya mungkin di Mei, tetapi kita sudah mulai khawatir. Memang saya melihat ada beberapa pengurangan penerbangan,” kata Badikenita.

Badikenita menyatakan, pemerintah telah mengeluarkan larangan mudoh yang tentunya harus diikuti oleh pemerintah provinsi (pemprov), pemerintah kabupaten (pemkab), dan pemerintah kota (pemkot),

“Sebenarnya ketika diputuskan, maka hubungan antar provinsi atau antar kabupaten juga putus. Begitu ada kasus saja, maka langsung diblok, langsung area itu langsung disterilkan, tidak boleh ada orang masuk, dan keluar,” jelas Badikenita.

Artinya, lanjut Badikenita Sitepu, dengan satu kasus saja, maka kasus tersebut tidak akan berkembang.

“Jadi pelarangan ini bukan hanya antar pulau, tapi juga antar kabupaten juga harus bisa dilakukan. Ini kita harus bijak menghadapi situasi ini karena apa, kita bisa lihatlah apa yang terjadi di India,” tutur Ketua PPU DPD RI ini.

Badikenita menjelaskan, lonjakan Covid-19 terjadi di India karena upacara keagamaan, rakyat India beramai-ramai ke Sungai Gangga.

“Lalu akhirnya ribuan orang setiap hari meninggal dan 200 ribu perhari yang penambahan Covid-19 dan kita juga dengan nanti euforia karena ini kan sudah berbudaya, setahun sekali kita mudik, masa kita tidak bisa begini,” sambung Badikenita.

Menurut Badikenita, ketika penambahan kasus Covid-19 telah terjadi, apalagi virusnya sudah bermutasi maka hal itu akhirnya mengakibatkan bencana yang lebih besar.

“Mungkin banyak dari kita yang sudah divaksin, tapi vaksin itu kan tidak langsung efektif, lalu tidak serta merta membuat kita tidak terkena virus tersebut,” ungkap Badikenita.

Badikenita menyayangkan, masih terjadinya kerumunan seperti yang dilakukan suporter Persija di Bunderan HI untuk merayakan Persija juara Piala Menpora 2021.

“Hal-hal itu penting dibuat melalui pergub, perbup, dan perwali. Ini kan terkait dengan Covid. Ini harus langsung turunan dari peraturan pemerintah untuk larangan mudik itu harus dibuat langsung ke pergub, perbup, dan perwali yang harus bisa diikuti,” imbuh Badikenita.

Lebih lanjut, senator asal Dapil Sumut ini menambahkan, dengan kesadaran bersama untuk seluruh bangsa, jangan merasa mungkin di daerahnha zero kasus Covid-19.

“Kalau daerah lain masuk kemudian menjadi klaster baru Covid-19 di situ, nah ini kan akhirnya akan mengakibatkan, mungkin ada kematian atau ada hal-hal lain yang tidak siap. Jangan sampai kita juga nanti kekurangan oksigen, oksigen seperti di India hanya bertahan beberapa jam mungkin ini pengantarnya,” pungkas Badikenita Sitepu. (Daniel)

Tagged

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *