Dua Minggu Istirahat, Kasus PD. PDE Sumsel Berkutat Pemeriksaan Saksi

HEADLINE HUKRIM

Disidik Sejak 2019 

JAKARTANEWS.ID- JAKARTA: Kasus Pembelian Gas Bumi oleh PD. PDE Sumsel dilanjutkan,  dengan memeriksa AAG selaku Mantan Head Commercial Pertamina Hulu Energi Jambi Merang. 

Namun, waktu dua minggu istirahat tak berujung pada penetapan tersangka kasus korupsi,  di Perusahaan Daerah Pertambangan dan Energi (PD. PDE)  Sumsel.

Juga,  belum ada satu pun pihak dicegah bepergian ke luar negeri. Kendati sudah disidik,  sejak 2019 oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel sebelum diambil alih Kejagung,  2020.

Terakhir,  Kejaksaan Agung memeriksa Caca Isa Saleh (Mantan Dirut PD. PDE Sumsel) yang kesekian kali diperiksa, Selasa (13/4).

Kapuspenkum Leonard EE. Simanjuntak beralasan tim penyidik masih mencari fakta hukum guna mengumpulkan alat bukti.

“Tentu, semua untuk membuat terang tindak pidana yang terjadi,  ” katanya,  di Jakarta,  Rabu (28/4).

Belum diketahui alasan pemeriksaan AAG. Kuat dugaan terkait pembelian gas bumi, yang pada praktiknya tidak sesuai dengan ketentuan perundangan.

Diduga, ada permufakatan jahat dengan oknum dan rekanan hingga merugikan negara puluhan bahkan ratusan miliar rupiah.

BERKUTAT SAKSI

Seperti halnya,  kasus Dana Hibah (dan Bansos)  Sumsel Jilid II,  puluhan saksi diperiksa menindak lanjuti Sprindik,  15 Mei 2017, termasuk Eks. Gubernur Sumsel Alex Noerdin.

Namun,  sampai kini tidak ada kelanjutan. Meski,  pertengahan 2020 Jampidsus Ali Mukartono mengatakan akan dilakukan pemeriksaan ulang terhadap para saksi,  karena konstruksi hukum “berantakan. ”

Kasus PD. PDE idem ito,  puluhan saksi mulai, Direksi dan Mantan Direksi PD. PDE,  Rekanan dan pihak terkait telah diperiksa.

Seperti Caca Isa Saleh sudah 3 kali diperiksa, Selasa (13/4), Kamis (25/3) dan Senin (21/12/2020).

Juga,  Mantan Wagub Sumsel Ishak Mekki,Windu Margono (Direktur Keuangan PD. PDE),  Kamis (10/12).

Kemudian,  Direktur Keuangan Periode 2012 – 2016 Adrian Utama Gani, Fahrizal Sulaiman (Direktur PT. Transportasi Gas Indonesia) dan G. Asmara (Spesialis Keuangan dan Monetisasi Kantor Pusat SKK Migas).

Selanjutnya,  Yanuarsyah Hasan (Direktur PT. Lintas Nusa Investama) diperiksa Jumat (4/12) dan Selasa (8/12).

Lalu, Tokoh Olahraga Muddai  Maddang selaku Eks Direktur PT. DKLN,  Erwin Himawan (Direktur PT. Dinamika Mukti Miratama) dan Firdaus Nur ( Direktur CV. Energy Perkasa). (ahi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *