Cegah Meluasnya Corona, ASN Kemenkumham Dilarang Mudik

HEADLINE NASIONAL

JAKARTANEWS.ID – JAKARTA: Cegah penambahan kasus positif Covid -19, Kementerian Hukum dan HAM larang pegawainya mudik pada libur Idul Fitri tahun ini. 

Sekjen Kemenkumham Andap Budhi Revianto berlasan kepada fakta setiap usai liburan panjang,  terjadi penambahan jumlah Covid -19.

“Jadi,  kita turut serta bersama semua unsur pemerintah lainnya dan elemen masyarakat lain,  untuk mencegah meluasnya penyebaran virus corona,  ” katanya,  di Jakarta,  Selasa (4/5).

Menurut Andap,  larang mudik pada Hari Raya Idul Fitri tahun ini juga sesuai kebijakan pemerintah. Dimana secara resmi,  pemerintah melarang mudik sejak 6 – 17 Mei 2021.

“Semua upaya yang dilakukan demi kesehatan kita bersama. ”

“Mari dukung sepenuhnya kebijakan pemerintah. Di hari kemenangan yang fitri ini, kita sambung silaturahmi melalui online saja,” tambahnya.

Kebijakan ini tertuang dalam SE Sekjen Kemenkumham Nomor SEK-06.OT.02.02/2021 tentang Pembatasan Kegiatan Bepergian Keluar Daerah dan/atau Mudik dan/atau Cuti bagi Pegawai ASN di Kemenkumham dalam Masa Pandemi Covid-19

Kebijakan ini selaras dengan addendum SE Kepala Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 H dan Upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19 selama Bulan Suci Ramadhan 1442 H.

SANKSI

Andap mengingatkan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemenkumham yang tetap “nekat” melakukan mudik lebaran, dapat dijatuhi sanksi disiplin sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS.

Serta,  PP Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Hal tersebut sesuai dengan SE Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) No.8/ 2021 tentang Pembatasan Kegiatan Bepergian ke Luar Daerah dan/atau Mudik dan/atau Cuti Bagi Pegawai ASN dalam Masa Pandemi Covid-19.

“Saya berharap Irjen/Dirjen/Kepala Badan dan para Kakanwil agar menindak tegas, bila  terdapat ASN dan/atau pegawai Kemenkumham yang melanggar,” pungkas mantan Kapolda Kepulauan Riau ini. (ahi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *