KBRI Singapura Peringati Hardiknas dengan Libatkan Warga Asing

HEADLINE INTERNASIONAL

JAKARTANEWS.ID- SINGAPURA – KBRI: Singapura memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) melalui serangkaian kegiatan dengan melibatkan warga negara asing (bukan WNI) di Singapura. Kegiatan dilakukan untuk memberikan motivasi dan inspirasi bagi para peserta untuk terus mengembangkan diri melalui pendidikan sepanjang dan meningkatkan kualitas diri serta memperkuat tali pengikat hubungan Indonesia-Singapura. Peringatan Hardiknas dilaksanakan dengan mengikuti protokol kesehatan dan memanfaatkan teknologi.

Dikutip dari laman Kemlu.go.id, Rabu (5/5/2021), pelibatan orang asing merupakan bagian dari promosi budaya dan bahasa Indonesia, yaitu lomba membuat vlog berbahasa Indonesia tentang kebudayaan Indonesia. Lomba vlog ini dibagi dalam 2 kategori yaitu usia 18 tahun sd 30 tahun dan kategori anak-anak yaitu usia 7 tahun sd 17 tahun. Jumlah peserta lomba vlog menunjukan animo masyarakat Singapura terhadap budaya dan bahasa Indonesia semakin meningkat.

Kegiatan lainnya adalah menulis adalah lomba menulis bagi para pelajar Paket B dan Paket C Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) KBRI Singapura. Para pelajar Paket B dan Paket C semuanya adalah Pekerja Migran Indonesia dan mempunyai semangat belajar yang luar biasa dengan keterbatasan yang mereka miliki dan di antara waktu bekerja mereka sebagai Penata Laksana Rumah Tangga. Semangat belajar yang mereka miliki ini sejalan dengan semangat Merdeka Belajar dan bahwa pendidikan untuk melahirkan insan yang berbudaya (Ki Hadjar Dewantara, 1938).

Selain itu, diadakan juga beberapa workshop yang bertujuan untuk memberikan motivasi, inspirasi dan meningkatkan pontensi dan kemampuan pelajar Indonesia di Singapura termasuk guru-guru Sekolah Indonesia Singapura, dengan menghadirkan narasumber yang inspiratif seperti Boris Syaifullah – Presiden Direktur dan CEO PT BorSya Cipta Comunica- seorang mantan PMI di Korea, dan Nurchaeti sebagai President Direktur CV NN International – pengembang usaha laundry dan eksportir kripik ke Timur Tengah, Eropa dan Asia serta – seorang mantan PMI Singapura dan Malaysia. (Kemlu/yok)

Tagged

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *