Kejagung Kembalikan Berkas Perkara KM. 50 Disertai Petunjuk ke Polri

HEADLINE HUKRIM

JAKARTANEWS.ID-JAKARTA: Kejaksaan Agung kembalikan berkas perkara tindak pidana pembunuhan atas nama tersangka FR dan MYO ke Polri. 

Kedua tersangka diduga terkait kasus penembakan 6 Laskar FPI,  yang tengah mengawal Habib M. Rizieq Shihab, di KM. 50, Pintu Tol Karawang Timur. Satu tersangka  lagi EPZ dikhabarkan telah meninggal dunia.

Kedua tersangka dijerat Pasal 338 KItab Undang – Undang Hukum Pidana (KUHP)  Jo. Pasal 56 KUHP.

“Berkas perkara telah dikembalikan lengkap dengan petunjuk dari Tim Jaksa Peneliti,  baik formil maupun materil,” kata Kapuspenkum Leonard EE. Simanjuntak,di Jakarta,  Selasa (4/5).

Berkas perkara sebelumnya,  telah dinyatakan tidak lengkap (P -18) oleh Tim Jaksa Peniliti pada Jaksa Agung Muda Pidana Umum (Jampidum),  Jumat (30/4), sesuai  surat P-18 Nomor : B-1609/E.2/Eoh.1/04/ 2021 tanggal 30 April 2021.

Menurut Leonard,  pengembalian berkas perkara ke Bareskrim, Polri dimaksudkan untuk dilengkapi penyidik,  seperti tertuang dalam surat P-19 Nomor : B/ 1664/E.2/Eoh.1/05/ 2021 tanggal 03 Mei 2021.

Kasus KM. 50 sempat menyita perhatian publik dan pers internasional. Komnas HAM turun ke lapangan melakukan investigasi bersama Polri.

Akhir investigasi, Polri menetapkan 3 anggotanya yang diduga terkait Unlawful Killing (pembunuhan sadis) sebagai tersangka.

Sempat muncul ke permukaan korban yang telah meninggal dunia ditetapkan sebagai tersangka, namun protes dari berbagai pihak penyidikannya dihentikan (SP 3).

Sesuai Pasal 109 Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP),  orang yang telah meninggal dunia,  maka tuntutan hukum dinyatakan gugur dengan sendirinya.

Hal sama berlaku untuk tersangka diduga pelaku pembunuhan berinisial EPZ telah dihentikan penyidikan,  karena telah meninggal dunia.  (ahi)

Tagged

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *