Ibnu Khajar ACT Akui Mobilisasi Pangan dan Medis Bantu Palestina

HEADLINE NASIONAL

JAKARTANEWS.ID — JAKARTA: Aksi provokasi bersenjata zionis Yahudi menyisakan kepedihan bagi masyarakat sipil Palestina, yang menyerang Masjid Al-Aqsa. Menyusul serangan balasan paramiliter Hamas dengan meluncurkan roket-roket rudal Al-Qassam ke kota-kota Israel.

Seruan jihad kepada negara-negara muslim se-dunia berkumandang bersamaan takbir, tahmid dan tahlil, akhir Ramadhan menyongsong 1 Syawal 1442 Hijriyah/13 Mei 2021. Sekjen PBB, Antonio Guterres, yang mengirim utusan khusus Torn Wennesland, khawatir aksi saling serang itu memicu “perang berskala penuh”.
Presiden Global Islamic Philanthropy, yang juga ketua dewan Aksi Cepat Tanggap (ACT), Ahyudin pun menyerukan agar masyarakat internasional khususnya Indonesia segera bersatu membantu Palestina terbebas dari aneksasi jajahan zionis Yahudi.

“Sebagai lembaga kemanusiaan dengan spirit iman kepada Allah, kami mengajak seluas-luasnya umat Islam bukan hanya di tanah air, tapi juga seluruh dunia, kemenangan Ramadan dan takbir gemuruh kita fokuskan ke Palestina. Betapa Palestina bagi umat Islam di seluruh dunia adalah jantung, hati, dan dirinya sekaligus. Palestina adalah barometer keimanan kita,” ujar Ahyudin dalam rilis yang diterima Jumat (14/5).

Karena itulah, katanya, ACT menggelar “Muhasabah Penghujung Ramadhan: Darurat Al-Aqsa, Selamatkan Gaza, Rebut Kembali Palestina” pada Rabu (12/5). Salah satu pembicara yang hadir adalah pemuda Gaza, yakni Syeikh Alghoul. Katanya, ia bangga bersama saudara-saudaranya tetap berdiri & bertahan di Gaza.

“Tetapi kami butuh semangat dari saudara-saudara muslim sedunia untuk melawan zionis Yahudi Israel,” ujarnya yang diterjemahkan bebas.

Pangan dan medis

Sementara Presiden ACT, Ibnu Khajar, menyatakan ACT terus mendampingi warga masyarakat Palestina sejak hari pertama persekusi dan serangan memanas di kompleks Masjid Al-Aqsa dan Gaza. Mulai paket makanan siap santap hingga layanan medis.

“Kami terus mobilisasi bantuan sebanyak-banyaknya berupa pangan dan medis semasa darurat ini,” ujarnya. Rencananya, ACT menambah 5-10 ambulans di Palestina juga Humanity Food Truck di Gaza. “In sya Allah program Sister Family Palestine-Indonesia membangun 1.600 rumah bagi anak-anak yatim karena ayahnya syahid.” (royke)

Tagged

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *