BNN, LPSK dan BNPT Sampaikan Usulan Tambahan Anggaran 2022 Kepada Komisi III DPR RI

HEADLINE PARLEMEN

JAKARTANEWS.ID – JAKARTA: Komisi III DPR RI menggelar rapat dengar pendapat dengan Badan Narkotika Nasional (BNN), Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) dan Badan Penanggulangan Terorisme (BNPT), Kamis (3/6/2021).

Rapat yang dipimpin Wakil Ketua Komisi III DPR RI Fraksi PAN Pangeran Khairul Saleh itu, membahas Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Tahun 2022.

Pada kesempatan itu, masing-masing lembaga memaparkan pagu anggaran indikatif tahun 2022 dan menyampaikan usulan tambahan anggaran.

Kepala BNN Komjen Pol Petrus Reinhard Golose menyampaikan, pagu anggaran indikatif lembaganya pada 2022 sebesar Rp1.601.184.890.000.

“Anggaran tersebut terdiri dari belanja pegawai sebesar Rp 555,4 miliar, belanja barang sebesar Rp1 tiliun dan belanja modal sebesar Rp44,05 miliar,” ujar Petrus.

Petrus mengatakan, dari kondisi anggraan pagu indikatif 2022 tersebut rencana BNN untuk melakukan pengembangan teknologi informasi (TI) belum dapat teralokasikan pada sturuktur anggaran 2022.

“Hasil identifikasi kebutuhan pengembangan TI BNN dan jajarannya masih ada kekurangan sebesar Rp868.750.000.000,” ucap Petrus.

Ketua LPSK Hasto Atmojo menjelaskan, pagu indikatif 2022 LPSK yanh ditetapkan sebesar Rp152.595.374.000.

Dikatakan Hasto, nilai anggaran tersebut mengalami kenaikan sekirar Rp73,1 miliar atau 92 persen dari alokasi anggaran tahun 2021 yabg sebesar Rp79.417.555.000.

“Kami menyambut baik pagu indikatif 2022 karena ini merupakan kali pertama kami menjadi anggaran sendiri yang termaktub dalam keberadaan bagian anggaran tersendiri,” tutur Hasto.

Namun demikian, Hasto menilai pagu indikatif tahun 2022 tersebut diperkirakan belum dapat mencukupi berbagai kebutuhan layanan bagi saksi dan korban.

“Oleh karena itu, LPSK sedang mengusulkan tambahan pagu indikatif untuk tahun 2022 kepada Kementerian Keuangan Rp50.924.290.000 untuk pelakasanaan program dan kegiatan,” tukas Hasto.

Sementara itu, Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar mengungkapkan, BNPT mendapatkan pagu indikatif tahun 2022 sebesar Rp453.867.874.000.

“Adapun penambahan anggaran ini adalah untuk mendukung kegiatan sarana dan prasarana Sumber Daya Manusia, BNPT mengajukan anggaran tambahan dengan nilai total adalah Rp232.249.575.000,” pungkas Boy Rafli Amar. (Daniel)

Tagged

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *