Lubang Raksasa Terus Membesar Muncul di Meksiko

HEADLINE INTERNASIONAL

JAKARTANEWS.ID – MEXICO CITY: Muncul lubang raksasa atau sinkhole di ladang petani di Meksiko tengah. Lubang dengan diameter sekitar 60 meter itu terus membesar dan kini mengancam menelan sebuah rumah di dekatnya. 

“Lubang raksasa itu terletak di Santa María Zacatepec, negara bagian Puebla. Dalamnya sekitar 20 meter,” kata Gubernur Negara Bagian Miguel Barbosa Huerta pada konferensi pers, pada Rabu (3/6/2021).

Barbosa mengatakan keluarga yang tinggal di dekat lubang pembuangan telah dievakuasi. Tidak ada yang terluka sejauh ini, tetapi gubernur memperingatkan penduduk setempat untuk menjauh dari daerah tersebut.

Pemilik rumah Magdalena dan Heriberto Sanchez melaporkan mendengar suara gemuruh sebelum menemukan lubang raksasa di belakang rumahnya.

“Pada jam 6 kami mendengar guntur dan kami tidak mengira itu dari lubang tersebut. Kemudian mertua saya menyadarinya dan ketika saya mendekat, saya melihat bumi tenggelam dan bagaimana airnya menggelegak dan saya panik,” kata Magdalena kepada El Sol de México dan Newsweek pada Selasa (1/6/2021).

“Kami tidak punya apa-apa. Kami bukan dari sini. Kami tidak memiliki kerabat. Kami sendirian,” kata Heriberto, yang berasal dari negara bagian Veracruz, lapor AFP.

Magdalena dan Heriberto sejak itu mengungkapkan bahwa mereka tidak akan dapat kembali karena rumah mereka yang hampir runtuh di kawah, menurut laporan tindak lanjut di El Sol de Mexico pada Rabu (2/6/2021).

Magdalena mengaku pihak berwenang belum memberi tahu informasi apa pun. Tetapi dia sendiri menyaksikan lubang raksasa itu terbuka semakin lebar mendekati rumahnya.

“Kami sangat sedih karena kami membangun rumah kami dengan banyak usaha, pengorbanan. Kami berhasil, tetapi ini terjadi.”

Penduduk setempat percaya bahwa tanah pertanian itu sebenarnya didirikan di atas apa yang dulunya sebuah kolam besar, yang disebut “jaguey.”

“Dulu ada jaguey di sana, tapi kami tidak tahu mengapa mereka menutupinya. Tapi kami pikir air “berjuang’ mendapatkan kembali ruangnya dan itulah mengapa ia muncul,” kata seorang warga kepada TV Azteca.

Namun, otoritas lingkungan setempat juga berhipotesis bahwa insiden itu mungkin terkait dengan sub-cekungan Alto Atoyac, bagian dari jaringan Cekungan Sungai Balsas yang membentang di beberapa negara bagian di seluruh Meksiko tengah.

“Ekstraksi akuifer mungkin telah menyebabkan ‘pelunakan’ tanah dari waktu ke waktu,” kata Menteri Lingkungan Puebla, Beatriz Manrique.

Sementara itu Gubernur Puebla, Miguel Barbosa Huerta pada konferensi pers Senin mengaku ini adalah memiliki risiko bahaya yang sangat besar.

“Saya memberi tahu Poblano dan orang-orang di wilayah itu agar jangan sampai ada tragedi manusia. Ini adalah kesalahan geologis yang harus ditangani dengan sangat hati-hati, dengan teknik dan dengan semua tindakan pencegahan dan kami sedang melakukannya,” katanya melansir New York Post.

Saat pertama kali muncul, lubang itu hanya berdiameter lima meter. Tapi kemudian lubang meluas dengan cepat hanya dalam beberapa jam, menurut Beatriz Manrique, sekretaris lingkungan untuk wilayah Meksiko.

“Kami pikir itu mungkin kombinasi dari dua faktor: pelunakan lahan, seluruh area sedang dibudidayakan, serta ekstraksi air tanah, yang melunakkan lapisan tanah,” kata Manrique.

Pejabat dari badan publik termasuk komisi air nasional Meksiko sekarang akan melakukan penyelidikan atas apa yang terjadi. Proses itu termasuk studi tanah, dan bisa memakan waktu hingga 30 hari.

Lubang raksasa itu pertama kali muncul pada Sabtu (29/5/2021), dan diisi dengan air yang terus bergerak, lapor afiliasi CNN, Televisa.

Menurut Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), sinkhole terjadi ketika tanah tidak dapat lagi menopang permukaan tanah di atasnya. Hal ini dapat terjadi karena beberapa alasan, termasuk erosi batuan di bawah permukaan tanah saat air tanah melewatinya, sehingga meninggalkan rongga yang menjadi tempat runtuhnya permukaan.

Pada Januari 2021, sebuah sinkhole menelan beberapa mobil dan memaksa evakuasi bangsal Covid-19 setelah dibuka di tempat parkir sebuah rumah sakit di Italia selatan.

Dan pada Januari 2020, setidaknya enam orang tewas dan 16 lainnya luka-luka setelah lubang raksasa menelan sebuah bus yang mengangkut penumpang di barat laut China. (Amin)

Tagged

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *