AKP Fiernando Adriansyah Pimpin Penggerebekan Kebon Ganja Rumahan di Brebes

HEADLINE HUKRIM

JAKARTANEWS. ID-JAKARTA: Kanit 3 Satres Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKP Fiernando Adriansyah beberapa hari lalu memimpin penggerebekan kebon ganja hidroponik di sebuah rumah di Brebes, Jawa Tengah. Empat tersangka berikut ratusan pot sudah ada pohon ganjanya diamankan.

Keempat tersangka tersebut pemilik atau produsen kebon ganja berinisial UH (39), dan tiga pelaku lainnya TM (39) tukang tanam, SY (36) kurir,  dan pengguna  HF (30). Mereka kini  ditahan di Rutan Polres Metro Jakarta Barat.

Menurut Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Ady Wibowo, pengakuan UH selaku produsen menanam ganja secara hidroponik tidak memiliki motif ekonomi atau tidak untuk dijual. Tapi menanam ganja tersebut hanya untuk konsumsi pribadi.

“Sebelum pelaku berhasil menanam ganja di Brebes Jawa Tengah,  sempat mencoba di Majalengka, Jawa Barat, tapi tidak berhasil,” jelas kapolres kepada wartawan didampingi Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Ronaldo Maradona Siregar, Wakasat Narkoba AKP Arif Purnama Oktora dan Kanit 3 AKP Fiernando Adriansyah, Rabu (9/6/2021) siang .

Dijelaskan kapolres,  pihaknya membongkar kebon ganja hidroponik berawal dari penangkapan tersangka pertama yaitu TM (39) dengan barang bukti satu paket ganja dengan berat brutto 3,8 gram. Tersangka ini mengaku barang tersebut diperoleh dari HF.

“Selanjutnya dilakukan penangkapan pelaku HF dengan barang bukti 38
gram. Saat diperiksa HF mengaku berperan sebagai kurir,” tutur kapolres yang menyebutkan setelah itu Fiernando Ardiansyah bersama Kasubnit Ipda Ari Nuzul dan anggotanya bergerak cepat menangkap SY dan menemukan kebon ganja yang ditanam melalui sistem hidroponik di lantai dua sebuah rumah di Brebes, tersebut.

Ditambahkan kapolres, tersangka SY diberikan modaĺ uang oleh UH sebesar Rp 550 ribu. Janji produsen jika panen akan diupah 100 ribu setiap satu potnya. Setiap satu pot ganja menghasilkan 200 gram sehingga jumlah total 40 kg dari 200 pot tanaman ganja itu.

Sementara itu, kepada AKP Fiernando, pelaku SY menjelaskan bahwa tanaman ganja itu sudah berusia berkisar 2 – 3 bulan dan belum sempat di panen oleh pemiliknya. Namun sudah keburu digerebek polisi. (Warto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *