Wali Kota Bekasi Undang Pengusaha Hiburan Malam Bahas Atasi Ekonomi Pada Masa Pandemi

HEADLINE MEGAPOLITAN

JAKARTANEWS.ID-KOTA BEKASI: Pandemi covid 19 , tidak saja mengancam pada kesehatan tetapi juga perekonomian masyarakat. Oleh karena itu, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi bersama Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya Kota Bekasi, M. Ridwan dan Kasatpol PP, Abi Hurairah adakan pertemuan dengan para pelaku usaha untuk tetap membantu segi ekonomi pada masa pandemi Covid 19 di Kota Bekasi. Senin (7/6/2021).

Wali Kota Bekasi menegaskan bahwa Kota Bekasi terus berusaha mengendalikan pandemi ini , karena implikasinya sangat luar biasa. Hampir satu setengah tahun Stadion Patriot Candrabhaga sebagai pusat penanganan covid 19 selama pandemi dan belum dapat kembali kekantor sebelum dinyatakan clear.

Ia mengungkapkan lonjakan kasus terjadi pada usai lebaran kemarin tercatat kasus masuk 2,1% , padahal sudah hampir 98 % angka kesembuhan masuk di data Dinas Kesehatan Kota Bekasi sehingga sudah satu tahun APBD Kota Bekasi terkuras di masa pandemi ini, membiayaan para pasien positif yang bisa disembuhkan maupun yang tidak bisa disembuhkan atau meninggal dunia.

” Pada bulan ini, masih terdapat 97 persen untuk angka kesembuhannya dan untuk kasus aktif masih terkendali hingga sekarang, ” kata Rahmad Efendi pada apel pagi ini bersama Forkopimda Kota Bekasi bahwa Kapolres .

Dia menegaskan hal ini masih dapat membantu ekonomi di Kota Bekasi, asal peraturan tetap dijaga baik dari Protokol Kesehatan maupun perketatan dari 5M.

Wali Kota Bekasi berikan kebijakan pada pelaku usaha hiburan malam semula sampai jam 23.00 WIB , kini para pelaku usaha bisa membuka dan diberikan waktu relaksasi sampai pukul 24.00 WIB.

Jika masih bandel saja masih diberikan aspek administrasi berupa teguran 1 kali, kemudian penyegelan selama 3 hari.

” Apabila masih melanggar aturan maka akan dilakukan denda sebesar 50 Juta,” Tegasnya

Dan apabila masih juga membandel, lanjutnya. Maka akan dicabut dan dibekukan ijin operasionalnya. Jika memang sudah bisa melaksanakan maka bisa buka kembali tapi tetap terpantau oleh satgas Covid 19 Kota Bekasi

Wali kota mengimbau untuk pelaku usaha mengenai proses 3T (Tracing, Tracking, dan Treatment) jika memang ada karyawan yang terpapar bisa dikoordinasikan melalui fasiltas kesehatan oleh puskesmas ataupun Dinas Kesehatan, membuat surat ajuan sehingga bisa di prioritaskan untuk keluarga karyawan dalam memutus mata rantai penyebaran.

Ia berharap adanya kemajuan dalam sektor ekonomi dalam meningkatnya masa pandemi di Kota Bekasi, tertib dalam melaksanakan peraturan dan terpenting saling berkoordinasi dengan tim satgas Covid 19 di Kota Bekasi , seperti pada Polres Metro Bekasi Kota, Satpol PP Kota Bekasi maupun dari Kodim 0507 Bekasi, sehingga terpantau dalam sosialisasi pengamanan Covid 19.

“Covid bisa dikendalikan, namun ekonomi harus tetap berjalan seperi uraian dari menteri keuangan dan Menteri Dalam Negeri dalam hal peningkatan ekonomi” ujar Rahmad Efendi.

Dia menegaskan Zona kuning sudah masuk dalam kategori di Kota Bekasi. Karena hampir 97 % RT di Kota Bekasi sudah masuk zona hijau,(John A)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *